Kunjungan ke Bali, Ini Agenda Jokowi Selain Hadiri Muktamar V PKB

Oleh Lizsa Egeham pada 20 Agu 2019, 15:15 WIB
Jokowi Berbaju Sasak

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi bersama Ibu Negara Iriana melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Bali, Selasa (20/8/2019). Ada sejumlah kegiatan yang dilakukan Jokowi.

Berdasarkan keterangan resmi dari Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Jokowi dan rombongan bertolak dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma sekitar pukul 12.45 WIB. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menumpangi Pesawat Kepresidenan Indonesia-1.

Setibanya di Pulau Dewata, Jokowi dan Iriana disambut oleh Gubernur Bali I Wayan Koster, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, dan Kapolda Bali Irjen Petrus Reinhard Golose.

Jokowi akan terlebih dahulu menuju Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) di Kawasan Wisata Nusa Dua, Kuta Selatan, Kabupaten Badung. Dia diagendakan menjadi pembicara kunci pada acara Indonesia-Africa Infrastructure Dialogue (IAID).

Setelah itu, Jokowi dan rombongan akan menuju The Westin Resort Nusa Dua pada malam harinya, untuk menghadiri peresmian pembukaan Muktamar V PKB tahun 2019.

Selesai acara, Jokowi akan langsung menuju hotel tempatnya bermalam di Bali untuk beristirahat dan melanjutkan agenda kunjungan kerja keesokan harinya.

2 of 3

Muktamar PKB

20151228_Refleksi-Tahunan-Partai-PKB-FF
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar (tengah) didampingi Sekjen Abdul Kadir Karding, Wasekjen Daniel Johan, Ketua DPP Siti Masrifah memberikan catatan akhir tahun di Kantor DPP PKB, Jakarta, Senin (28/12). (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Sebagai informasi, PKB menggelar Muktamar pasa 20 hingga 22 Agustus di Nusa Dua Bali. Salah satu agenda Muktamar adalah mengukuhkan pengurus PKB baru, termasuk ketua umum.

Ketua DPP PKB Abdul Kadir Karding menduga, tidak bakal banyak kejutan dalam Muktamar kalo ini. Dia beralasan karena Cak Imin hampir pasti terpilih kembali secara aklamasi.

Karding menyebut, tidak ada tokoh yang mampu menandingi Cak Imin di PKB. Namun, dia mengatakan, ada beberapa yang memiliki sumber daya untuk maju sebagai ketua umum.

Keduanya adalah kader PKB yang ada di Kabinet Kerja saat ini. Yaitu Hanif Dhakiri dan Eko Putro Sandjojo. Kendati demikian, dia menilai dua tokoh tersebut tidak bakal bisa beradu dengan Cak Imin dalam suksesi kepemimpinan PKB.

"Emang ada yang lain yang bisa menandingi Cak Imin? Nggak ada lah. Cak Imin sudah sangat kuat," tegas Karding di di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat 16 Agustus 2018.

3 of 3

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait