Soal Rencana Pemindahan Ibu Kota, Prabowo: Itu Perjuangan Kita Sudah Lama

Oleh Liputan6.com pada 17 Agu 2019, 14:27 WIB
Prabowo Subianto

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto setuju dengan adanya rencana pemindahan Ibu Kota Indonesia dari Jakarta. Sebab, kata dia, pemindahan Ibu Kita adalah perjuangan Gerindra sejak lama.

"Pemindahan Ibu Kota sudah perjuangan Gerindra lama, dari 2014 sudah berjuangan pemindahan Ibu Kota," kata Prabowo di Kantor DPP Partai Gerindra, Ragunan, Jakarta Selatan, Sabtu (17/8).

"(Setuju dipindahkan?) Ya itu perjuangan kita sudah lama," sambungnya.

Meski begitu, Mantan Danjen Kopassus ini meminta ada penelitian yang komprehensif terkait rencana pemindahan Ibu Kota. Hal itu perlu dilakukan agar rencana pemindahan Ibu Kota bisa disetujui semua pihak.

"Tapi tentu pindah Ibu Kota perlu penelitian yang baik, tempat di mana, bisa diterima semua pihak dan biaya juga tidak ringan," ungkapnya.

Prabowo tidak berbicara banyak soal dimana lokasi paling bagus untuk dijadikan Ibu Kota. Menurut dia, perlu ada pakar untuk menentukan lokasi terbaik.

"Harus dicari, cari pakar dan konsensus yang baik ya," ucapnya.

 

2 of 2

Jokowi Minta Izin

Jokowi Berbaju Sasak
Presiden Joko Widodo dengan baju adat suku Sasak NTB menyampaikan pidato kenegaraan dalam Sidang Bersama DPD-DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8/2019). Setelah sidang tahunan MPR 2019 berakhir, agenda berlanjut ke sidang bersama DPD-DPR. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Sebelumnya, Presiden Jokowi, dalam pidato kenegaraan 2019, meminta izin Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk memindahkan ibu kota dari Jakarta. Presiden menegaskan Ibu Kota akan dipindahkan ke Pulau Kalimantan.

"Izin memindahkan ibukota ke Kalimantan," ujar Presiden Jokowi di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (16/8).

"Ibukota yang bukan hanya simbol identitas bangsa, tetapi juga representasi kemajuan bangsa. Ini demi terwujudnya pemerataan dan keadilan ekonomi. Ini demi visi Indonesia Maju. Indonesia yang hidup selama-lamanya," tambahnya.

 

Reporter: Sania Mashabi

Sumber: Merdeka.com

Lanjutkan Membaca ↓