Jokowi: Indonesia Bukan Cuma Jakarta dan Jawa

Oleh Lizsa Egeham pada 16 Agu 2019, 10:30 WIB
Diperbarui 16 Agu 2019, 10:30 WIB
Pidato Presiden Jokowi
Perbesar
Presiden Joko Widodo didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla menghadiri sidang Tahunan MPR Tahun 2019 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/7/2019). Sidang tersebut beragendakan penyampaian pidato kenegaraan Presiden dalam rangka HUT Ke-74 Republik Indonesia. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menegaskan, pembangunan negeri harus terus dilakukan menyeluruh dan merata ke seluruh pelosok negeri. Tidak ada lagi pembangunan yang terpusat di Pulau Jawa juga Jakarta.

"Saya ingin mengajak kita semua untuk meneguhkan semangat para pendiri bangsa kita, bahwa Indonesia itu bukanhanya Jakarta, bukan hanya Pulau Jawa," kata Jokowi dalam sambutannya di Sidang Tahunan DPD, Jumat (16/8/2019).

"Pembangunan yang kita lakukan harus terus Indonesia sentris yang dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat di seluruh pelosok nusantara," Jokowi menambahkan.

Jokowi juga menegaskan bahwa kemajuan Indonesia bukan hanya karena adanya campur tangan pemerintah seperti eksekutif, legislatif, dan yudikatif.

"Tetapi keberhasilan Indonesia juga karya pemimpin agama, budayawan dan para pendidik. Keberhasilan Indonesiaadalah juga karya pelaku usaha, buruh, pedagang, inovator maupun petani, nelayan dan UMKM, serta karya seluruh anak bangsa Indonesia," uajr Jokowi.

Dalam kesempatan itu pula, Jokowi menyinggung peran partai-partai politik dalam membangun bangsa. Tidak hanya partai koalisi, Jokowi juga menyebut partai-partai nonkoalisi.

"Kecepatan kita dalam meraih cita-cita adalah peran besama. Peran PDIP Golkar dan Nasdem, PKB dan PPP Perindo, PSI dan Hanura, PBB dan PKPI. Dan jangan lupa juga peran Gerindra, PKS dan Demokrat serta PAN, Partai Berkarya dan Partai Garuda," uajr Jokowi.

2 dari 2 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓