Ratusan Orang Diduga Penjahat Dipamerkan di Halaman Polda Metro, 4 Orang Ditembak

Oleh Liputan6.com pada 12 Agu 2019, 13:23 WIB
Diperbarui 12 Agu 2019, 13:23 WIB
Ratusan penjahat
Perbesar
Duaratusan lebih diduga pelaku kejahatan dipamerkan di halaman Polda Metro Jaya. Mereka ditangkap dalam operasi yang digelar kepolisian selama sebulan, yaitu dari tanggal 10 Juli hingga 10 Agustus 2019. (dok. Merdeka.com)

Liputan6.com, Jakarta - Dua ratusan lebih orang diduga pelaku kejahatan dipamerkan di halaman Polda Metro Jaya. Mereka ditangkap dalam operasi yang digelar kepolisian selama sebulan, yaitu dari tanggal 10 Juli hingga 10 Agustus 2019. Sementara itu, empat tersangka terpaksa ditembak tegas karena berusaha melawan petugas.

"Dari hasil kegiatan tersebut, kita amankan tersangka 243 orang, 210 barang bukti, dan juga karena mereka melawan ada empat orang yang kita tindak tegas terukur," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (12/8).

Gatot mengatakan, operasi digelar mulai dari Polsek, Polres, hingga Polda Metro Jaya. Operasi serupa, kata Gatot, akan terus digelar rutin.

"Ini untuk menciptakan situasi aman dan kondusif, sehingga masyarakat bisa beraktifitas sehari-hari dan tidak terganggu dengan situasi keamanan," kata Gatot.

 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:


Beragam Kejahatan

Ratusan Penjahat
Perbesar
Duaratusan lebih diduga pelaku kejahatan dipamerkan di halaman Polda Metro Jaya. Mereka ditangkap dalam operasi yang digelar kepolisian selama sebulan, yaitu dari tanggal 10 Juli hingga 10 Agustus 2019. (dok. Merdeka.com)

Dari ratusan tersangka yang berhasil diamankan polisi mengungkap beragam kejahatan. Mayoritas adalah kejahatan jalanan, seperti pencurian, tawuran, kata Gatot, tersangka beraneka ragam kejahatannya. Mulai dari kejahatan jalanan atau street crime, tawuran, kejahatan narkotika, juga pencurian dengan menggunakan senjata api dan tajam.

Dari operasi itu, polisi menyita beberapa barang bukti di antaranya kendaraan, uang tunai, narkotika, laptop, ponsel maupun senjata api dan senjata tajam. Total kerugian masyarakat akibat ulang tersangka tercatat sekitar Rp 89,5 juta.

"Ini kalau melihat uang tunai dihitung Pak Dir (Direktur) Rp 89,5 juta. Tapi sebenarnya kalau kita mau lihat curanmor ada tujuh. Dalam sebulan diamankan (kerugian) lebih sebenarnya. Ada harga mobil Rp 200 juta ini belum dihitung semuanya," Gatot memungkasi.

 

Reporter: Ronald Chaniago

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya