Idul Adha, Yusuf Mansur Ajak Masyarakat Tingkatkan Ekonomi Lewat Kurban

Oleh Ika DefiantiNanda Perdana Putra pada 11 Agu 2019, 10:31 WIB
Diperbarui 11 Agu 2019, 10:31 WIB
Peringatan Nuzulul Quran di Banyuwangi, Yusuf Mansur: Pelajari dan Pahami Ayat-Ayat Alquran.

Liputan6.com, Jakarta - Yusuf Mansyur menjadi khatib Salat Idul Adha di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. Dalam khotbahnya, dia meminta pelaksanaan kurban dapat menjadi peningkat arus perekonomian.

"Dari pelaporan resmi saja bisa tembus angka Rp 10 triliun. Dengan umat melaksanakan kurban, itu berarti melaksanakan eksplorasi dan mobilisasi kurban. Di sinilah oportuniti, tantangan dan peluangnya," kata Yusuf di lokasi, Minggu (11/8/2019).

Dia menyebut, sistem digitalisasi kurban bisa berdampak baik bagi perekonomian. Mengingat, saat ini anak muda sudah akrab dengan teknologi.

"Sebutlah digitalisasi kurban, kemudian A sampai Z didigitalisasi, di-marketplace-kan di-ecommers-kan, di-fintech-kan, maka kurban ini akan dinikmati oleh orang-orang yang menyatukan," ucapnya.

Selain itu, Yusuf juga berharap masyarakat dapat merenungi berbagai perintah Allah SWT. Salah satunya adalah meningkatkan potensi ibadah kurban untuk kesejahteraan bangsa.

"Sampai hari ini, umat relatif sudah eksplorasi dan mobilisasi dengan menjalankannya. Tapi yang belum adalah menyatukan pada level nasional dan global," jelas Yusuf.

 

 

 

2 dari 2 halaman

23 Sapi dan 20 Kambing di Masjid Istiqlal

Sementara itu, Masjid Istiqlal menerima sebanyak 23 ekor sapi dan 20 ekor kambing dalam perayaan Idul Adha 2019.

Kepala Protokol Masjid Istiqlal Abu Huraihah menyatakan, hewan kurban tersebut terdiri dari sejumlah titipan pejabat tinggi negara. Seperti milik Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK.

Kemudian dari pejabat negara dan petinggi partai di antaranya Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Ketua Umum Partai PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, hingga anak sulung Presiden Soeharto, Siti Hardiyanti Rukmana atau Tutut Soeharto.

Bahkan, perwakilan Gereja Katedral juga menyerahkan hewan kurban.

"Kira-kira penyembelihan pukul 10.00 WIB atau 11.00 WIB," kata Abu Huraihah saat dihubungi Liputan6.com.

Lanjutkan Membaca ↓