Djarot Ungkap Hubungan dengan Prabowo Usai Pilkada DKI

Oleh Liputan6.com pada 09 Agu 2019, 18:27 WIB
Basuki Tjahaja Purnama- Ahok- Djarot Saiful Hidayat-Jakarta- Angga Yuniar-20170419

Liputan6.com, Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat membantah PDIP dengan Ketum Gerindra Prabowo Subianto memiliki hubungan merenggang karena menjadi oposisi. Djarot mengatakan, Prabowo adalah nasionalis, sehingga tidak ada hubungan mengeras dengan PDIP.

"Saya yakin sejak masa lalu pak Prabowo memang begitu, seorang nasionalis, bukan mengeras," ujar Djarot di sela Kongres V PDIP di Hotel Grand Inna Beach, Jumat (9/8).

Djarot menceritakan, dia dan Prabowo saling berangkulan. Padahal, Djarot pernah tempur habis-habisan melawan Anies-Sandi yang diusung Prabowo di Pilkada DKI Jakarta 2017.

"Kita ingat betul kalau ketemu saya, rangkul suka banget dia. Walaupun kita tempur habis-habisan di DKI, ya. Selesai. Tidak masalah," jelasnya.

Djarot mengakui, dalam pertemuan Prabowo dengan Presiden Joko Widodo dan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, ada peran banyak pihak. Salah satunya ada Budi Gunawan. Kepala BIN itu kembali terlihat hadir saat Prabowo menghadiri Kongres V PDIP.

"Semuanya berperan. Warga bangsa, Pak BG terutama ikut berperan. Iya kan mewakili lembaga negara. Diundang juga," ucapnya.