Deretan Fakta OTT Terbaru KPK, Tangkap 11 Orang hingga Sita Uang Asing

Oleh Devira Prastiwi pada 08 Agu 2019, 11:00 WIB
Diperbarui 09 Agu 2019, 00:16 WIB
KPK Rilis Indeks Penilaian Integritas 2017

Liputan6.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan atau OTT. Kali ini, Tim Satgas KPK melakukan penindakan di Ibu Kota.

Kabar mengenai OTT KPK ini pun sudah dibenarkan oleh Ketua KPK Agus Rahardjo.

"Betul, tadi malam mulai jam 21.30 WIB ada giat di Jakarta," ujar Agus saat dikonfirmasi Liputan6.com, Kamis (8/8/2019).

Tak tanggung-tanggung, pada OTT nya kali ini, KPK menangkap hingga 11 orang. Operasi penindakan dilakukan usai terjadi transaksi suap terkait impor bawang putih.

Berikut deretan fakta awal OTT KPK dihimpun Liputan6.com:

 

2 of 5

Tangkap 11 Orang

Gelar RDP, Komisi III - KPK Bahas Pencegahan Korupsi
Ketua KPK Agus Rahardjo memberi penjelasan saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR di Jakarta, Rabu (3/10). Rapat membahas pengawasan KPK di bidang pencegahan korupsi. (Liputan6.com/JohanTallo)

Ketua KPK Agus Rahardjo membenarkan tim penindakan menggelar operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan di Ibu Kota DKI Jakarta.

"Betul, tadi malam mulai jam 21.30 WIB ada giat di Jakarta," ujar Agus saat dikonfirmasi Liputan6.com, Kamis (8/8/2019).

Agus mengatakan, dari penindakan yang digelar sejak Rabu malam, 7 Agustus 2019 hingga dini hari, tim mengamankan 11 orang.

"11 orang sudah diamanankan di Gedung KPK," kata Agus.

Agus memaparkan, mereka yang diamankan di antaranya dari unsur swasta pengusaha importir, sopir dan orang kepercayaan anggota DPR-RI, dan pihak lain.

KPK mempunyai waktu 1x24 jam untuk menentukan status mereka yang diamankan. "Keterangan lebih lanjut tunggu konpers, inshaaallah, akan dilakukan malam ini," pungkasnya.

 

3 of 5

Terkait Impor Bawang Putih

Ilustrasi Bawang Putih
Bawang putih. (iStockphoto)

Agus juga menjelaskan, operasi penindakan dilakukan KPK usai terjadi transaksi suap terkait impor bawang putih.

"KPK sebelumnya menerima informasi akan terjadi transaksi terkait dengan rencana impor bawang putih ke Indonesia," ucap Agus.

Agus mengatakan, mereka yang terjaring operasi senyap diduga melakukan tindak pidana suap melalui sarana perbankan.

"Tim KPK mengamankan bukti transfer sekitar Rp 2 miliar," kata Agus.

 

4 of 5

Sita Uang Asing

Rupiah Menguat Tipis atas Dolar
Pekerja bank menghitung uang dollar AS di Jakarta, Jumat (20/10). Pagi ini, Rupiah dibuka di Rp 13.509 per USD atau menguat tipis dibanding penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 13.515 per USD. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Menurut Agus, selain mengamankan 11 orang, tim penindakan KPK juga mengamankan sejumlah uang yang disinyalir bagian dari suap.

"Dari orang kepercayaan anggota DPR-RI ditemukan sejumlah mata uang asing berupa USD yang masih dalam proses perhitungan dan penelusuran," terang Agus.

Uang tersebut diduga berkaitan dengan suap impor bawang putih. Selain uang tunai, tim penindakan juga mengamankan bukti transfer.

"Tim KPK mengamankan bukti transfer sekitar Rp 2 miliar," jelas Agus.

5 of 5

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by