Polda Metro Persilakan Farhat Abbas Lapor Propam Soal Video Galih Ginanjar

Oleh Liputan6.com pada 07 Agu 2019, 07:37 WIB
Diperbarui 07 Agu 2019, 13:16 WIB
Polisi Tembak Mati Pelaku Curanmor di Depok dan Bogor

Liputan6.com, Jakarta - Pihak Polda Metro Jaya tak gentar akan ancaman Farhat Abbas yang ingin melaporkan Direktur Tahanan dan Barang Bukti (Tahti) AKBP Barnabas ke Propam Polri. Laporan ini terkait polemik video yang diambil Farhat saat besuk Galih Ginanjar di dalam Rumah Tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya.

"Nggak apa-apa," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Selasa (6/8/2019).

Dengan ancaman itu Polda Metro akan menuntut balik bila kuasa hukum Pablo Benua dalam kasus 'Bau Ikan Asin' itu tak memiliki bukti yang kuat.

"Kalau mau lapor ya lapor silakan nanti saya tuntut balik," tegas Argo.

Dalam hal ini, Farhat Abbas berencana melaporkan hal ini ke Propam Polri hari ini, Rabu (7/8/2019).

Farhat Abbas klaim telah mendapatkan izin dari petugas untuk mengambil video Galih Ginanjar saat ia besuk dalam Rumah Tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya.

"Jadi gini, itu sudah dapat izin, ibu-ibu polisi saya mau ambil rekaman untuk minta maaf. Sudah diizinkan kok," kata Farhat saat dihubungi, Selasa (6/8/2019).

2 of 3

Galih Ginanjar di Isolasi

Kini, video tersebut menuai polemik lantaran dinilai melanggar SOP saat membesuk tahanan. Imbasnya, Galih Ginanjar yang tengah tersandung kasus 'Ikan Asin' dipindahkan ke sel isolasi dan tidak diizinkan dibesuk.

"Setelah saya pulang, katanya orang ini (Galih) dimasukin ke sel tikus. Sekarang gara-gara muncul lagi, mau dihukum lagi, ini kedzaliman kepada tahanan Polda Metro Jaya. Kita akan laporkan ke Kapolri dan propam. Yang saya lakukan itu bukan untuk kepentingan lain, tapi hanya untuk kepentingan memaafkan, bukan eksploitasi kepolisian," tegasnya.

"Jadi Barnabas (Direktur Tahanan dan Barang Bukti) ini akan kita laporkan, dia dzalim, malah mengumumkan, malah seolah-olah beradu dan berperang opini dengan saya," sambungnya.

Ia menegaskan, kalau dalam merekam video itu Galih tak memegang handphone. Bahkan, Farhat menilai kalau Barnabas telah mempermalukan dirinya.

"Kan di sana ada CCTV, ada polisinya kan. Memang sempat ditegur tapi saya kan sudah minta izin, ini untuk kepentingan itu doang. Jadi kalau dia (Barnabas) mempermalukan saya, saya bisa laporkan mereka, dzalim. Bilang saja besok saya laporkan Barnabas ke propam," pungkasnya.

3 of 3

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by