Kenangan Jokowi saat Salat Diimami Mbah Moen

Oleh Lizsa Egeham pada 06 Agu 2019, 12:48 WIB
Diperbarui 07 Agu 2019, 19:14 WIB
Presiden Jokowi temui Mbah Moen di Ponpes Al-Anwar Rembang. (Liputan6.com/Lizsa Egeham)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi merasa kehilangan atas wafatnya ulama besar KH Maimun Zubair atau Mbah Moen. Jokowi mengaku memiliki kenangan khusus dengan pimpinan Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang, Jawa Tengah itu.

Mantan Wali Kota Solo itu menyebut, dirinya telah dua kali berkunjung ke pondok pesantren milik Mbah Moen. Kala itu, Jokowi mengaku diajak masuk ke kamar Mbah Moen.

"Saya ke rumah beliau di Pondok Pesantren Anwar Sarang, itu sudah dua kali. Pas ke sana pasti diajak masuk ke kamar beliau," kata Jokowi di Istana Negara Jakarta, Selasa (6/8/2019).

Adapun kenangan yang selalu diingat Jokowi adalah ketika dirinya salat berjemaah dengan Mbah Moen. Jokowi mengatakan, kiai kharismatik itu yang menjadi imamnya.

"Dan terakhir waktu itu saya dengan mbah maimun juga salat berjemaah magrib di kamarnya beliau, beliau imami sendiri," ucapnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan, banyak sekali pesan yang diberikan Mbah Moen untuknya. Sorban hijau pemberian Mbah Moen pun masih disimpan baik-baik oleh Jokowi.

"Waduh banyak sekali sih (pesannya), banyak sekali pesannya," ujar Jokowi.

 

2 of 3

Ulama Kharismatik Penjaga NKRI

Jokowi bersama KH Maimun Zubair. (BPMI)
Jokowi bersama KH Maimun Zubair. (BPMI)

Menurut Jokowi, Mbah Moen merupakan seorang kiai kharismatik yang selalu menjadi rujukan bagi umat Islam. Selain itu, Mbah Moen adalah sosok yang sangat gigih dalam menjaga NKRI.

"Kita tahu bahwa beliau adalah kiai kharismatik, kiai yang selalu menjadi rujukan rujukan bagi umat islam, terutama dalam hal fikih, dan beliau juga sangat gigih dalam menyampaikan masalah NKRI harga mati," kata Jokowi.

Ulama besar Maimun Zubair meninggal dunia di Makkah hari ini Selasa (9/8/2019). Mustasyar PBNU yang akrab disapa Mbah Moen itu wafat pada pukul 04.17 waktu setempat.

"Iya betul, kami dapat info duka yang mendampingi beliau selama di Makkah. Kami sangat kehilangan beliau. Dua hari lalu saya masih sempat sowan beliau dan masih sehat walafiat," kata Ahmad Baidowi, Wakil Sekjen DPP PPP, kepada Liputan6.com melalui pesan singkat, Selasa (6/8/2019).

Mbah moen wafat sesaat usai menunaikan salat Subuh di Rumah Sakit Ann Nur, Makkah. Malam sebelumnya Mbah Moen masih sempat menerima tamu yaitu Duta Besar Indonesia di Arab Saudi, Agus Miftah Abegebriel.

3 of 3

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by