Menteri Agama Ajak Masyarakat Indonesia Ikhlaskan Kepergian Mbah Moen

Oleh Nurmayanti pada 06 Agu 2019, 10:48 WIB
Diperbarui 06 Agu 2019, 13:17 WIB
Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin di Makkah. Bahauddin/MCH

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Agama Lukman Hakim mengaku sangat kehilangan sosok ulama besar, Kiai Maimun Zubair atau Mbah Moen. Dewan Syuro PPP itu meninggal, usai salat subuh di Makkah, Selasa (6/8/2019).

"Kita amat sangat berduka sedih atas kepulangan guru kita Al Mukarrom KH Maimun Zubair, subuh pagi tadi. Sungguh sangat kehilangan beliau. Beliau adalah guru kita," ujar Menteri Agama, di Rumah Sakit An Nur, Makkah, Selasa.

Meski bersedih, Lukman mengajak masyarakat untuk mengikhlaskan kepergian Mbah Moen.

"Saya ingin mengajak kita semua umat Islam Indonesia untuk mengikhlaskan kepergian beliau. Kita boleh sangat terpukul bersedih hati tapi kita memohon untuk mengikhlaskan," kata Menteri Agama.

Sebelumnya, Wakil Sekjen DPP PPP, Ahmad Baidowi mengatakan, dua hari lalu Kiai Maimun Zubair masih baik-baik saja.

"Dua hari lalu saya masih sempat sowan beliau dan masih sehat walafiat. Kami sangat kehilangan. Sekarang kami lagi perjalanan ke RS," ujar Ahmad Baidowi kepada Liputan6.com, Jakarta, Selasa.

Oleh karena itu, dia dan PPP sangat kehilangan Mbah Moen. "Kami sangat kehilangan beliau," kata Ahmad Baidowi.

2 of 2

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓