Bicara Calon Presiden 2024: PDIP Tunggu Isyarat Langit

Oleh Putu Merta Surya Putra pada 01 Agu 2019, 16:04 WIB
Diperbarui 01 Agu 2019, 16:04 WIB
Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto
Perbesar
Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto. (Liputan6.com/Delvira Hutabarat)

Liputan6.com, Jakarta - Partai Nasdem disebut-sebut curi start Pilpres 2024. Dugaan ini berawal dari pertemuan Ketum Nasdem Surya Paloh dan Gubernur DKI Anies Baswedan, meski partai itu selalu membantahnya.

Namun, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tak mempermasalahkan hal ini. Partai banteng moncong putih itupun tak takut kehilangan kesempatan untuk menggaet tokoh potensial untuk Pilpres 2024.

Lalu bagaimana dengan PDIP? Apakah PDIP sudah menentukan syarat tokoh untuk diusung pada pemilu nanti?

"Bagaimana ke depannya partai punya cara. Tetapi, partai punya tradisi di dalam membaca suasana kebatinan rakyat. Partai punya tradisi dalam melihat seluruh suasana dan campur tangan dari Yang Maha Kuasa, Allah SWT dari kepemimpinan partai. Jadi kami bagi Kepemimpinan partai itu adalah kepemimpinan yang ada isyarat dari langit-langit," ucap Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, di kantor DPP PDIP, Jakarta, Kamis (1/8/2019).

Menurut dia, PDIP tidak sekedar memilih tokoh yang tiba-tiba muncul ke publik. PDIP, lanjut dia, akan memilih sosok yang telah memahami Indonesia.

"Bukan sekedar pemimpin yang muncul tiba-tiba. Tapi sosok yang telah berproses memahami keindonesiaan," jelas Hasto.

 

2 dari 2 halaman

Penting

5 Perintah Megawati ke Kader PDIP Jelang Pencoblosan
Perbesar
Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto memberi keterangan terkait Pemilu 2019 saat jumpa pers di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Selasa (16/4). Kelima, Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri memerintahkan jajarannya memenangkan pilpres dan pileg sebagai satu tarikan napas perjuangan. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Dia menegaskan, isyarat langit itu menjadi penting. Terutama dalam proses berpartai. Sehingga, masih ada waktu untuk menanti.

"Isyarat langit-langit itu suatu hal yang penting di dalam spritualitas yang kami jalankan di dalam kehidupan berpartai," pungkasnya.

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by