Kronologi Penyerangan Polisi oleh Massa Bersenjata di Empat Lawang Sumsel

Oleh Maria Flora pada 01 Agu 2019, 09:39 WIB
Diperbarui 01 Agu 2019, 09:39 WIB

Fokus, Empat Lawang - Empat anggota polisi dari Polres Empat Lawang, Sumatera Selatan, menderita luka bacok dan luka tembak akibat penyerangan sekelompok massa bersenjata tajam dan senjata api rakitan.

Seperti ditayangkan Fokus Indosiar, Kamis (1/8/2019), penyerangan dilakukan saat tiga anggota Reskrim Polsek Ulu Musi dipimpin Kanit Reskrim Ipda Arsan bersama dua orang anggotanya, Bripka Darmawan dan Bripka Suardi, mendatangi Desa Tanjung Raman, Kecamatan Pendopo, Kabupaten Empat Lawang.

Polisi datang untuk menangkap para pelaku pemerasan dan pengancaman terhadap seorang warga.

Namun, saat akan ditangkap, para pelaku mengeluarkan senjata tajam dan menyerang polisi hingga melukai Kanit Reskrim Polsek Ulu Musi Ipda Arsan, Bripka Darmawan, serta Bripka Suardi. Akibatnya, ketiga anggota polisi tersebut mengalami luka-luka.

Meski terluka, Bripka Darmawan  berhasil menembak tiga pelaku pengeroyokan. Para pelaku pun jatuh tersungkur.

Massa kemudian menyerang Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Empat Lawang tempat dirawatnya para anggota polisi yang terluka dan pelaku penyerang. Sempat terjadi bentrok antara massa dengan anggota polisi.

Dalam penyerangan tersebut, Bripda Teja terluka. Pascabentrok, polisi menyita belasan orang berikut beberapa senjata tajam, dua senjata api rakitan, dan satu mobil truk yang dipakai untuk mengangkut massa ke Rumah Sakit Empat Lawang.