Mulai 1 Agustus 2019 Wisatawan Bisa Kunjungi TWA Gunung Tangkuban Parahu

Oleh Gilar Ramdhani pada 31 Jul 2019, 14:00 WIB
Diperbarui 31 Jul 2019, 14:17 WIB
Hore, Mulai 1 Agustus 2019 Wisatawan Bisa Kunjungi TWA Gunung Tangkuban Parahu

Liputan6.com, Bandung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan, Taman Wisata Alam (TWA) Tangkuban Parahu akan dibuka kembali untuk umum pada Kamis (1/8/19). Hal tersebut diputuskan setelah mendapat jaminan keamanan dan keselamatan bagi pengunjung.

"Hari Kamis pagi TWA Gunung Tangkuban Parahu sudah bisa dibuka untuk umum," ucapnya usai menggelar rapat koordinasi dengan pihak pengelola, perwakilan PVMBG, BPBD, Bupati Subang, Kepolisian, TNI, dan ASITA, di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (30/7/19).

Menurut RK, sapaan Ridwan Kamil, pengelola siap memperbaiki sistem evakuasi, seperti rute evakuasi yang dipasang maupun papan informasi lengkap dan menyebar. Dia pun memberi tenggat waktu kepada pengelola untuk menuntaskan hal tersebut sampai Rabu (31/7).

"Bisa dibuka dengan syarat perbaikan-perbaikan antara lain rute-rute evakuasi lewat poster atau papan informasi harus dibuat dan selesai besok lalu diperlihatkan ke saya, sehingga pengunjung bisa tahu kemana harus bergerak bila ada kejadian serupa," katanya.

RK juga meminta kepada pengelola untuk membuat grup komunikasi via smartphone guna memperlancar komunikasi. Grup tersebut terdiri dari anggota berbagai pihak yang berada di radius 5 kilometer dari TWA Gunung Tangkuban Parahu.

"Lalu harus ada WA grup antara pengelola dengan Muspida dan Kepala Desa di radius 5 kilometer sehingga kalau ada kejadian lagi jangan seperti kemarin banyak yang tidak tahu malah tahunya dari viralisasi di Medsos," ucapnya.

Evaluasi harga tiket masuk

 

Gunung Tangkuban Parahu
Petugas kepolisian dan BPBD tetap bersiaga di pintu masuk Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Parahu, Minggu (28/7/2019). (Liputan6.com/Huyogo Simbolon)

RK mengatakan, penurunan kunjungan wisatawan TWA Gunung Tangkuban Parahu tidak hanya disebabkan oleh erupsi, tetapi juga faktor lain seperti harga tiket masuk yang terlalu mahal, khususnya untuk turis mancanegara yang mencapai Rp 300 ribu.

Maka itu RK meminta pihak pengelola segera membahas harga tiket masuk dengan Bupati Subang dan Bupati Bandung Barat.

"Komunikasi dengan Bupati Subang dan Bupati KBB harus dilakukan lebih intensif oleh pengelola dan dinas pariwisata karena jumlah pengunjung tidak maksimal yang disebabkan tiketnya terlalu mahal khususnya harga tiket untuk turis mancanegara yang dipatok Rp 300 ribu," ucapnya.

Untuk meningkatkan jumlah wisatawan, RK berjanji akan menata sejumlah titik TWA Gunung Tangkuban Perahu agar lebih menarik dan indah.

"Engga mahal kok cuma butuh imajinasi saja, nanti saya akan bantu," tutupnya.

 

(*)