Soal Gibran dan Kaesang di Pilwalkot Solo, PDIP Cermati Tokoh yang Disuarakan Rakyat

Oleh Liputan6.com pada 29 Jul 2019, 04:19 WIB
Diperbarui 29 Jul 2019, 07:15 WIB
5 Perintah Megawati ke Kader PDIP Jelang Pencoblosan

Liputan6.com, Jakarta - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menanggapi munculnya dua putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep dalam bursa calon wali kota Solo. PDIP, kata Hasto membuka diri bagi putra putri bangsa untuk maju sebagai kepala daerah di Pilkada 2020.

Namun, siapa pun yang maju sebagai calon kepala daerah dari PDIP, harus melalui proses tahap penjaringan.

"Kita serahkan pada kehendak rakyat. Yang jelas PDIP membuka mekanisme bagi putra-putri bangsa yang ingin berdedikasi, yang ingin menggunakan kekuasaan sebagai alat untuk menyejahterakan rakyat, kami membuka," kata Hasto di Sumbar, dikutip dari keterangan pers, Minggu (28/7).

Hasto mengatakan PDIP belum melakukan penjaringan calon kepala daerah. Dia menjelaskan pula orang yang bergabung dengan PDIP harus mengikuti sekolah partai, mengikuti psikotes dan dilatih sebagai kader calon kepala daerah.

"Kami belum memulai tahap penjaringan. Tapi kami terus mencermati hadirnya tokoh-tokoh yang memenangkan hati rakyat. Kami akan terus mencermati siapa yang disuarakan rakyat untuk menjadi pemimpinnya," kata Hasto.

PDIP juga siap menghadapi Pilkada serentak 2020. Kata Hasto, PDIP siap bekerja sama dengan partai lain dan mengedepankan kerjasama dengan Koalisi Indonesia Kerja yang mengusung Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019. Meskipun jika bicara kontestasi tingkat daerah membuka kerjasama dengan partai lain.

"Kami meyakini bahwa ke depan melalui langkah-langkah organisasi kepartaian, melalui kekuatan pengurus struktural partai, dan membangun kerjasama dengan baik dengan tokoh-tokoh masyarakat, PDI Perjuangan akan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat," kata Hasto.

 

2 of 2

Survei Unisri

Perang Kuliner Gibran Rakabuming vs Kaesang Pangarep
Putra Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep menunjukkan kemasan kuliner Sang Pisang dan Markobar saat launching outlet baru di Cikini, Jakarta, Minggu (11/3). (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

Sebelumnya, berdasarkan hasil survei Lembaga Laboratorium Kebijakan Publik Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Solo, Gibran dan Kaesang masuk dalam deretan tokoh populer di Kota Bengawan.

"Survei ini kami lakukan dengan menggunakan teknik cuplikan random sampling. Ada 96 titik lokasi dengan 8 responden di masing-masing titik. Total ada 766 responden yang kami uji sampel dengan margin eror 4 persen," ujar Ketua Laboratorium Kebijakan Unisri Solo, Suwardi, Kamis (26/7).

Suwardi menjelaskan, ada 3 kategori materi uji. Yakni popularitas, akseptabilitas dan elektabilitas. Berdasarkan hasil uji popularitas, 90 diantaranya 766 responden mengenai Gibran. Sementara untuk Kaesang, 83 persen responden juga mengenal pengusaha pisang itu.

Selain 4 nama tersebut, beberapa nama lainnya juga muncul. Diantaranya Ketua Kadin Gareng S Haryanto, pengasuh Ponpes Al Quraniy Azzayadiy KH Abdul Karim (Gus Karim), Mantan Rektor UNS Ravik Karsidi, pengusaha Slamet Rahardjo, Ketua Tim Pemenangan Daerah Jokowi-Maruf Her Suprabu dan Akuntan Publik Rachmad Wahyudi.

Reporter: Ahda Bayhaqi

Sumber: Merdeka.com

Lanjutkan Membaca ↓