Bamsoet Sepakat Gerindra Bergabung Koalisi Jokowi

Oleh Liputan6.com pada 28 Jul 2019, 20:53 WIB
Ketua DPR Berharap Hasil Kunker Anggota DPR Dapat Ditindaklanjuti

Liputan6.com, Jakarta Ketua DPR Bambang Soesatyo atau Bamsoet sepakat apabila Presiden Jokowi ingin menambah anggota koalisi, terutama Partai Gerindra.

Bamsoet menyatakan, Jokowi berupaya rekonsiliasi untuk menghindari ancaman perpecahan usai pemilu. Cara ampuhnya adalah dengan bertemu lawan politiknya Ketum Gerindra Prabowo Subianto. 

"Pertemuan Pak Jokowi dan Pak Prabowo tidak berhenti sampai di situ, tetapi melahirkan spekulasi terkait bergabungnya Gerindra dalam pemerintahan jilid II, dalam konteks membangun kebersamaan dan kesatuan bangsa, memperluas koalisi sepertinya bagus-bagus aja," ujarnya di acara Rapimnas II SOKSI, Hotel Kartika Chandra, Jakarta Selatan, Minggu (28/7/2019).

Wakorbid Pratama Partai Golkar itu menyatakan, keputusan Gerindra bergabung atau tidak di tangan Jokowi. Termasuk kans PAN dan Demokrat. Jokowi memiliki kalkulasi sendiri.

"Tapi semua berpulang pada kalkulasi politiknya Pak Presiden sendiri. Sementara dari jauh hari PAN dan Demokrat telah mendekat kepada Jokowi sebagai pemenang Pilpres," kata dia.

Bamsoet kemudian bercerita soal poros Gondangdia, yaitu pertemuan empat ketum Koalisi Indonesia Kerja, Golkar, Nasdem, PKB dan PPP minus PDIP di kantor DPP Nasdem. Dan poros Teuku Umar, tempat pertemuan Prabowo dengan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri di kediamannya. Belum ditambah dengan Ketum Nasdem Surya Paloh yang menjamu Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di saat bersamaan dengan pertemuan Megawati-Prabowo.

Spekulasi keretakan koalisi, kata Bamsoet, muncul. Namun Jokowi langsung membantah dan meredakan spekulasi keretakan.

"Tarik menarik spekulasi mereda setelah Presiden Jokowi menyatakan koalisi masih solid," kata Bamsoet.

Reporter: Ahda Bayhaqi

2 of 2

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓