Laode M Syarif Ungkap Sulitnya Tes Psikologi Capim KPK

Oleh Liputan6.com pada 28 Jul 2019, 14:04 WIB
Diperbarui 28 Jul 2019, 14:04 WIB
Konpers OTT Romahurmuziy
Perbesar
Wakil Ketua KPK Laode M Syarif memberikan keterangan terkait OTT Ketum PPP Romahurmuziy, di gedung KPK, Sabtu (16/3). KPK mengamankan uang total Rp 156 juta dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Surabaya pada Jumat (15/3). (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Laode M Syarif turut serta mengikuti tes psikologi bersama 103 calon pimpinan (capim) KPK lainnya di Pusdiklat Kementerian Sekretariat Negara, Cilandak, Jakarta Selatan pada Minggu (28/7/2019).

Laode mengungkapkan, tak mempunyai persiapan khusus mengikuti tes psikologi. "Enggak ada (persiapan). Karena semuanya (tes) psikologi hari ini. Ya berupaya tabah saja," ujar Laode. saat jam istirahat.

Laode mengaku, cukup kesulitan dalam tes kali ini. Salah satu soal tes psikologi adalah mencocokkan gambar dan pauli tes. Hal itu, kata dia, membutuhkan waktu lama.

"Kesulitannya ya mencocokkan gambar. Terus yang paling terakhir itu tes pauli, menjumlahkan tapi banyak banget," kata dia.

Laode menambahkan, hasil tes psikologi tak bisa diprediksi. Ia mengaku siap menerima hasil psikotes yang baru saja diikutinya.

"Bukan optimis, biasa aja. Yang penting kerja semampu kita," kata dia.

2 dari 3 halaman

Tes Psikologi

Ratusan Capim KPK Mengikuti Tes Psikologi
Perbesar
Wakil Ketua Laode Muhammad Syarif mengikuti tes psikologi di Pusdiklat Kemensetneg, Jakarta, Minggu (28/7/2019). Dalam tes psikologi ini diikuti oleh 104 peserta setelah melalui proses seleksi pada tes administrasi. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Sebelumnya, para capim KPK bersiap mengikuti tes psikologi di Pusdiklat Kementerian Sekretariat Negara Cilandak, Jakarta Selatan, pukul 08.00 WIB, Minggu (28/7/2019) pagi ini.

Pantauan Liputan6.com, sejak pukul 07.00 WIB, tampak sejumlah calon hadir. Di antaranya pimpinan KPK Basaria Panjaitan, Laode M Syarif, Wakabareskrim Irjen Antam Novambar, dan Kapolda Sumsel Irjen Firli Bahuri.

Rata-rata dari mereka merasa tidak ada yang perlu dikhawatirkan dengan uji psikotes hari ini. Bahkan tidak ada persiapan khusus.

"Enggak ada persiapan khusus. Grogi juga enggak ini bukan yang pertama buat kita. Tes psikologi hal biasa dan sering diadakan juga di KPK juga," tutur Basaria di Pusdiklat Kementerian Sekretariat Negara Cilandak Jakarta Selatan.

Sama halnya dengan Basaria, Irjen Firli pun mengatakan sama. "Tidur nyenyak," kata Firli.

 

Reporter: Hari Aryanti

Sumber: Merdeka.com

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓