Waketum Gerindra: Gibran atau Kaesang Pasti Terpilih Jika Maju Pilwalkot Solo

Oleh Liputan6.com pada 28 Jul 2019, 08:12 WIB
Diperbarui 30 Jul 2019, 07:13 WIB
Mempertanyakan Anggaran Penyelenggaraan IMF-World Bank 2018

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono menyebut, dua putra Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep patut dipertimbangkan untuk Pilwakot Solo 2020. Menurutnya, keduanya punya potensi mengikuti jejak ayahnya.

"Dua putra Kangmas Joko Widodo masuk bursa calon walikota Solo patut diperhitungkan sebab buah tak akan jauh dari pohonnya, artinya Gibran dan Kaesang mampu ya untuk memimpin kota Solo dan tidak beda jauh kemampuannya untuk sebagai pemimpin," kata Arief kepada wartawan, Sabtu (27/7/2019).

Arief memandang, dua kakak beradik itu adalah pribadi yang mandiri, contohnya dalam bisnis. Jokowi, kata Arief, tak pernah jual pengaruh untuk kelangsungan bisnis Gibran dan Kaesang.

"Dan kalau kedua putranya salah satu bisa maju dipastikan akan terpilih dan kota Solo Juga semakin maju ya dan masyarakat kota akan lebih bahagia," ucapnya.

Dia yakin, Gibran atau Kaesang bisa memimpin kota Solo jauh lebih baik dari sekarang. Sebab, keduanya punya ambisi dan tanggung jawab moral untuk tetap menjaga kinerja sang ayah semasa menjadi walikota yang dikenal Surakarta tersebut.

"Dan tidak tertutup kemungkinan Kaesang dan Gibran punya kans besar sebagai pemimpin Indonesia masa depan nantinya," kata dia.

 

2 dari 3 halaman

Bebas Memilih

Mempertanyakan Anggaran Penyelenggaraan IMF-World Bank 2018
Anggota Komisi XI F-PDIP Hendrawan Supratikno (kiri) bersama Waketum Partai Gerindra Arief Poyuono saat diskusi di Jakarta, Kamis (11/10). Diskusi mempertanyakan anggaran Rp 810 M penyelenggaraan IMF-World Bank 2018. (Liputan6.com/JohanTallo)

Meski demikian, bagi Arief, dua kakak beradik itu punya pilihan sendiri. Jokowi pun, kata dia, membebaskan anaknya untuk menentukan sendiri kariernya dalam bidang apa saja.

"Memang Kangmas ini orang tua yang patut di contoh oleh para orang tua Indonesia dalam mendidik putra putrinya," pungkas Arief Poyuono.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓