Golkar Yakin Gibran dan Kaesang Punya Kekuatan Elektoral

Oleh Liputan6.com pada 27 Jul 2019, 20:08 WIB
Diperbarui 28 Jul 2019, 13:15 WIB
Perang Kuliner Gibran Rakabuming vs Kaesang Pangarep

Liputan6.com, Jakarta - Nama dua putra Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep muncul dalam radar bursa calon Wali Kota Solo. Politisi Partai Golkar Bobby Adhityo Rizaldi menyebut, kemungkinan besar partainya akan mendukung keduanya bila maju dalam Pilwakot Solo.

"Secara formal dan batin kan Golkar mendukung Pak Jokowi, hampir pasti Partai Golkar akan mempertimbangan opsi tersebut," kata Bobby saat dihubungi merdeka.com, Sabtu (27/7/2019).

Dia menuturkan, partai beringin selalu terbuka dengan kandidat yang ada. Namun, semuanya tetap melalui mekanisme internal untuk menentukan sikap.

"Sebagai anak Presiden dan mantan wali kota, dan mereka berdua juga memang tokoh muda di sana, pasti memiliki kekuatan elektoral dan tingkat elektabilitas yang signifikan," kata Bobby.

Meski begitu, dia menganggap kakak beradik itu masih belum mau terjun ke dunia politik lantaran sedang fokus di dunia bisnis.

"Kiranya mereka berdua ingin maju sebagai kandidat pilwakot, tapi sampai saat ini infonya mereka berdua masih fokus berwirausaha," pungkas Bobby.

2 dari 3 halaman

Hasil Survei

Sebelumnya, berdasarkan hasil survei Lembaga Laboratorium Kebijakan Publik Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Solo, Gibran dan Kaesang masuk dalam deretan tokoh populer di Kota Bengawan.

"Survei ini kami lakukan dengan menggunakan teknik cuplikan random sampling. Ada 96 titik lokasi dengan 8 responden di masing-masing titik. Total ada 766 responden yang kami uji sampel dengan margin eror 4 persen," ujar Ketua Laboratorium Kebijakan Unisri Solo, Suwardi, Kamis (26/7/2019).

Suwardi menjelaskan, ada 3 kategori materi uji. Yakni popularitas, akseptabilitas dan elektabilitas. Berdasarkan hasil uji popularitas, 90 di antaranya 766 responden mengenal Gibran. Sementara untuk Kaesang, 83 persen responden juga mengenal pengusaha pisang itu.

Selain 4 nama tersebut, beberapa nama lainnya juga muncul. Di antaranya Ketua Kadin Gareng S Haryanto, pengasuh Ponpes Al Quraniy Azzayadiy KH Abdul Karim (Gus Karim), mantan Rektor UNS Ravik Karsidi, pengusaha Slamet Rahardjo, Ketua Tim Pemenangan Daerah Jokowi-Maruf Her Suprabu dan akuntan publik Rachmad Wahyudi.

 

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓