Polri Akan Tes Kejiwaan Brigadir Rangga yang Tembak Bripka Rachmat Effendy

Oleh Maria Flora pada 27 Jul 2019, 08:59 WIB
Diperbarui 27 Jul 2019, 08:59 WIB

Liputan6.com, Depok - Korban penembakan oleh sesama anggota polisi, Bripka Rachmat Effendi dimakamkan di TPU di Desa Singasari Jonggol, Bogor, Jawa Barat, Jumat, 26 Juli kemarin.

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Sabtu (27/7/2019), pemakaman dilakukan dengan upacara resmi kepolisian dipimpin oleh Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf. Saat jenazah dimasukkan ke liang lahat keluarga tidak bisa menahan kesedihannya.

Kakak korban, Deni Syahputra mengenang korban sebagai orang yang baik terhadap keluarga maupun tetangga sekitar. DIa berharap pelaku penembakan diproses sesuai hukum yang berlaku.

"Harapan kami minta diberikan keadilan untuk pelaku sesuai hukum yang berlaku," kata kakak korban Deni Syahputra.

Sementara itu, Polri akan melakukan tes kejiwaan dan urine kepada Brigadir Rangga Tianto, pelaku penembakan Bripka Rachmat Effendi. Tes dilakukan untuk memastikan kondisi yang mendorong pelaku nekat bertindak brutal menembakkan tujuh dari sembilan peluru di senjata apinya.

"Ini sudah masuk ranah tindak pidana umum karena melakukan pembunuhan. Nanti akan dilakukan cek kondisi psikologis dan urin yang bersangkutan," ujar Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Asep Adi Saputra.

Bripka Rachmat Effendi yang berdinas di Samsat Polda Metro Jaya ditembak Brigadir Rangga Tianto di Polsek Cimanggis, Jumat dini hari.

Pelaku emosi karena korban tidak mau melepaskan pelaku tawuran yang kedapatan membawa senjata tajam untuk dibina orangtuanya. Brigadir Rangga merupakan paman pelaku tawuran tersebut.