Polda Metro Jaya Dalami Kasus Penembakan Bripka Rachmat di Polsek Cimanggis

Oleh Liputan6.com pada 26 Jul 2019, 08:34 WIB
Diperbarui 26 Jul 2019, 09:18 WIB
Tembak Senjata Api

Liputan6.com, Jakarta - Polisi mendalami kasus penembakan yang dilakukan Brigadir Rangga Tianto terhadap Bripka Rachmat Effendy di Polsek Cimanggis, Depok, Jawa Barat pada Kamis malam 25 Juli 2019. Akibat penembakan itu, Bripka Rachmat meninggal setelah ditembak hingga tujuh kali.

Pasca-kejadian, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono mendatangi kamar jenazah Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat dini hari tadi (26/7/2019).

Selain untuk mengetahui kondisi jenazah korban Bripka Rachmat Effendy, Kapolda juga meminta keterangan dari rekan-rekan korban.

"Yang pertama kita turut berduka, ini musibah bagi Polda Metro Jaya. Nanti kita masih mendalami," kata Gatot Eddy Pramono seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Jumat (26/7/2019)

Pelaku penembakan, Brigadir Rangga Tianto kini sudah diamankan dan menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polda Metro Jaya.

Sementara itu, pasca-penembakan tersebut, Polsek Cimanggis, Depok, Jawa Barat, dijaga ketat petugas.

 

 

2 dari 3 halaman

Awal Mula

Penembakan Senjata Api
Ilustrasi Foto Penembakan (iStockphoto)

Penembakan berawal dari terjadinya tawuran. Korban Bripka Rachmat Effendy mengamankan salah seorang remaja beserta barang bukti. Korban lalu melapor kan ke SPK Polsek Cimanggis.

Tidak lama berselang, datang pelaku bersama ayah pelaku tawuran dan berniat membebaskan salah satu pelaku tawuran untuk dibina orangtua. Namun, korban marah dan membentak bahwa kasus ini masih ditangani Polsek Cimanggis.

Pelaku tak terima dan emosi, lalu melepaskan tembakan beberapa kali ke arah korban hingga tewas di tempat.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓