Jokowi Minta BMKG Lebih Antisipatif Mendeteksi Potensi Bencana

Oleh Maria Flora pada 24 Jul 2019, 10:30 WIB

Fokus, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi membuka rapat koordinasi nasional BMKG di Istana Negara, Selasa pagi, 23 Juli 2019. Dalam kesempatan itu, Jokowi meminta BMKG lebih antisipatif dalam mendeteksi potensi bencana alam, karena Indonesia berada di zona rawan bencana atau cincin api.

Seperti ditayangkan Fokus Indosiar, Rabu (24/7/2019), dia pun meminta BMKG harus berkoordinasi secara tegas dan rinci dengan pemerintah daerah terkait kawasan rawan bencana.

Jokowi juga ingin pembangunan di setiap daerah memperhatikan wilayah-wilayah berpotensi bencana.

Pada kesempatan itu, Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, memaparkan sejumlah inovasi mitigasi bencana berbasis digital yang dikembangkan para peneliti milenial di lembaganya.

BMKG juga diminta meningkatkan edukasi terhadap potensi bencana, terutama pada masyarakat yang tinggal di lokasi rawan bencana. (Galuh Garmabrata)