Proyek Bendungan Sei Busung Masih di Tahap Desain

Oleh stella maris pada 24 Jul 2019, 09:00 WIB
Diperbarui 24 Jul 2019, 11:16 WIB
Ilustrasi Bendungan

Liputan6.com, Jakarta Kementerian PUPR akan membangun Bendungan Sei Busung di Pulau Bintan sebagai proyek nasional lanjutan. Saat ini tim Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera IV, tengah mengerjakan desain bendungan itu. 

Demikian dikatakan Direktur Jenderal Sumber Daya Air Hari Suprayogi. Berdasarkan data awal di lapangan, Bendungan Sei memiliki potensi yang jauh lebih besar jika dibandingkan dengan Bendungan Sei Gong di Batam. 

Bendungan Sei Busung diprediksi memiliki kapasitas sebesar 4.000 liter per detik atau sepuluh kali lebih besar dibandingkan Bendungan Sei Gong.

"Bendungan Sei Busung sedang dipersiapkan desainnya yang akan membantu suplai air, tidak hanya di Bintan, tapi juga untuk Batam dan Tanjung Pinang," kata Hari dalam kegiatan pengairan pertama di Bendungan Sei Gong di Kecamatan Galang, Batam pada Jumat (19/7).

Hari menjelaskan setelah proses desain awal selesai, pihaknya melanjutkan ke pengerjaan konstruksi. Ada sejumlah persiapan yang perlu dilakukan, baik PUPR maupun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri. Salah satunya terkait pembebasan lahan yang digunakan sebagai lokasi pembangunan bendungan.

Untuk pembebasan lahan sendiri, nantinya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Hal ini sama seperti dengan pembebasan lahan dalam pembangunan Bendungan Sei Gong yang dilakukan oleh BP Batam.

"Kalau sudah selesai (desain) akan segera dibangun konstruksinya. Namun untuk tanah dan sosialnya pemprov di bagian depan," kata Hari.

Lebih jauh, Hari mengatakan kalau pemerintah pusat akan terus membangun sejumlah bendungan yang menjadi kebutuhan masyarakat. Baik untuk keperluan pemenuhan kebutuhan air baku maupun pengendalian banjir, juga sebagai suplai air irigasi untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

 

(*)