Bamsoet Sebut Maju di Munas karena Aspirasi Kader Daerah

Oleh Liputan6.com pada 19 Jul 2019, 02:33 WIB
Calon Ketua Umum Golkar

 

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Koordinator Bidang Pratama Partai Golkar Bambang Soesatyo atau Bamsoet telah mendeklarasikan diri sebagai calon ketua umum pada Musyawarah Nasional (Munas). Airlangga mencalonkan diri dengan tiga politikus Partai Golkar lainnya di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Kamis (18/7).

Tiga politisi Golkar yang mendeklarasikan diri adalah Ketua Umum Satkar Ulama Golkar Ali Yahya, Dewan Pembina KPPG Ula Nurachwati, dan politikus perempuan Marlinda Irwanti.

Bamsoet mengatakan berniat maju sebagai calon ketua umum untuk bersaing dengan petahana Airlangga Hartarto karena dorongan kader partai di daerah. Para kader di daerah ingin ada perbaikan dan perubahan dalam tubuh partai beringin itu.

"Saya maju karena aspirasi dari kader-kader di daerah. Saya tidak ingin ketua Golkar di daerah jual harta bendanya karena dana saksi yang tidak turun. Saya tidak ingin ketua daerah disalahkan atas merosotnya suara partai sementara tak ada support dari pusat," kata Bamsoet dalam pidatonya.

Bamsoet mengajak para calon ketua umum untuk bertarung secara demokratis. Dia tidak ingin ada ancaman dan paksaan. Menurutnya, rakyat akan menilai apakah Golkar mengelola secara demokratis atau otoriter.

"Mari para calon, termasuk Pak Airlangga, mari kita bertarung sehat tanpa ancaman dan tekanan. Biar rakyat melihat apakah kita mengelola partai ini secara demokratis atau otoriter," ujar Bamsoet.

Ali Yahya, salah satu calon ketua yang mendeklarasikan diri, berkata dirinya maju karena Golkar memiliki banyak kader berkualitas. Apalagi, kata dia, Golkar bukan sebuah perusahaan.

"Kalau ibarat perusahaan, Golkar itu sahamnya terbuka, bukan milik perorangan. Makanya tidak benar kalau ada anggapan Golkar itu miskin kader," kata Korbid Partai Golkar itu.

Dia pun mendesak supaya Munas segera dilaksanakan. Menurut Ali, Munas perlu diselenggarakan dalam waktu dekat untuk mengevaluasi dan menetukan arah kebijakan partai lima tahun ke depan.

"Perlu ada evaluasi menyeluruh terhadap apa yang telah dikerjakan kepengurusan periode ini. Harus ada formula baru dalam mengelola partai dalam menghadapi tantangan ke depan," pungkasnya.

 

2 of 2

Munas Saja Belum

Calon Ketua Umum Golkar
Wakil Koordinator Bidang Pratama Partai Golkar Bambang Soesatyo mendeklarasikan diri sebagai calon ketua umum Partai Golkar saat konferensi pers di Jakarta, Kamis (18/7/2019). Bamsoet mendeklarasikan diri sebagai pesaing Airlangga Hartarto bersama tiga orang lainnya. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Wakorbid Pratama Partai Golkar Bambang Soesatyo telah mendeklarasikan untuk maju dalam Munas sebagai calon ketua umum. Menanggapi itu,Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengaku bingung karena Munas belum dijadwalkan oleh pengurus pusat.

"Munas aja kan belum," ujar Airlangga ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (18/7/2019).

Penyelenggaraan Munas Golkar akan dibahas dalam Rapat Pleno. Hingga hari ini belum ada kepastian kapan pleno digelar oleh pihak DPP.

Dalam deklarasi calon ketua umum, mereka mendesak Munas segera dilaksanakan sebelum bulan September. Airlangga menegaskan, Munas bakal diselenggarakan pada Desember.

"Belum waktunya itu panitia menentukan dan belum ada panitianya. Munas Desember," kata dia.

Dalam agenda deklarasi, Airlangga sedianya turut diundang. Namun, dia, Indra Utoyo dan Ridwan Hisjam tidak hadir. Kata Airlangga, dia akan mendeklarasikan sebagai calon ketua umum menjelang Munas.

"Nanti aja menjelang Munas," kata dia.

Reporter: Ahda Bayhaqi

Sumber: Merdeka.com

 

 

Lanjutkan Membaca ↓