Miris, Seorang Guru Honorer di Banten Tinggal di Sebelah Toilet Sekolah

Oleh Maria Flora pada 16 Jul 2019, 13:15 WIB
Diperbarui 16 Jul 2019, 13:16 WIB

Liputan6.com, Banten - Seorang guru honorer yang telah 15 tahun mengabdi terpaksa tinggal bersebelahan dengan toilet sekolah akibat Tempat tinggalnya roboh. Upahnya mengajar tidak cukup untuk menyewa rumah yang lebih layak.  

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Selasa (16/7/2019), Nining tinggal di sebuah ruang pojok yang bersebelahan dengan toilet SDN Karya Buana 3.

Ruangan tersebut terpaksa ditempati sejak 2 tahun lalu setelah tempat tinggal keduanya roboh akibat konstruksi bangunan yang lapuk termakan usia.

Nining dan suaminya memang ingin mengontrak rumah yang lebih layak. Namun, upah sebagai guru honorer yang hanya Rp 350 ribu per bulan tidak memungkinkan keduanya menyisihkan uang lagi untuk mengontrak rumah. Terlebih, sang suami hanya berkerja serabutan.  

Di tengah kondisi ekonominya yang terbatas, Nining tetap menjalankan tugasnya untuk mengajar di SDN Karya Buana 3. Kini dia hanya bisa berharap pemerintah bisa lebih memperhatikan nasib para guru honorer, khususnya yang telah mengabdi belasan atau puluhan tahun.