Bhayangkara Batik Run, Lari Unik dengan Kaos Batik Bogor

Oleh Achmad Sudarno pada 14 Jul 2019, 17:16 WIB
Diperbarui 14 Jul 2019, 17:31 WIB
Lari Bogor

Liputan6.com, Bogor - Lomba lari di Indonesia semakin beragam, unik dan menarik. Gelaran olahraga ini tidak lagi hanya lari semata tetapi dibalut dengan berbagai keunikan tersendiri.

Seperti kegiatan Mandiri Bhayangkara Bogor Batik Run 2019 yang digelar Minggu (14/7/2019) pagi. Para pelari mengenakan kaos dengan motif batik khas Bogor.

Kegiatan dalam rangka HUT Bhayangkara ke-73 dan Hari Jadi Bogor ke-537, Polresta Bogor Kota ini ingin menunjukkan bahwa para penggemar olah raga lari juga bangga dengan batik khas Bogor bahkan untuk berolah raga.

"Kami ingin menunjukkan bagaimana kita bangganya dengan batik. Makanya kita buatlah acara ini bahwa berolah raga juga bisa dengan mengenakan kaos motif batik," kata Bagus, panitia penyelenggara Mandiri Bhayangkara Bogor Batik Run.

Sementara itu, Kapolresta Bogor Kota Kombes Hendri Fiuser menyampaikan bahwa event olahraga lari bisa menjadi sarana untuk menjalin persatuan dan kesatuan supaya Kota Bogor tetap kondusif.

"Jika kondisi aman dan tentram, nyaman tentunya akan banyak wisatawan yang datang ke Kota Bogor," ucap Hendri.

Untuk Mandiri Bhayangkara Batik Run 2016, ada sekitar 3000 pelari yang turut serta berlari sejauh 7,3 Km. Mulai dari komunitas lari, masyarakat umum, hingga pelajar.

Tak hanya itu, Dandrem 061/Suryakencana, Muspida Kota Bogor, Komandan Resimen 2 Pelopor Brimob Polri, Dan Group C Paspampres, Dan Pusdikzi, Dan Denpom III/I Siliwangi, Danyon 315, Danyon 14 Kopasus turut memeriahkan even tersebut.

Batik Run dimulai start sekitar pukul 06.00 WIB di parkir Botani Square dengan rute sepanjang 7,5 kilometer di seputaran Kebun Raya Bogor, Taman Kencana, Bogor Baru dan finish kembali di Botani Square

2 of 2

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by