Gerindra: 99,9 Persen Rakyat Inginkan Pertemuan Jokowi-Prabowo

Oleh Delvira Hutabarat pada 14 Jul 2019, 12:45 WIB
Diperbarui 14 Jul 2019, 12:45 WIB
Keakraban Jokowi dan Prabowo Saat Bertemu di Stasiun MRT Lebak Bulus
Perbesar
Presiden terpilih Joko Widodo atau Jokowi dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto melambaikan tangan saat bertemu di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta, Sabtu (13/7/2019). Keduanya tampak akrab saat bertemu. (Liputan6.com/JohanTallo)

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono mengaku heran dengan sekelompok orang yang kecewa dengan pertemuan Joko Widodo atau Jokowi dengan Prabowo Subianto di Stasiun MRT, Sabtu (13/7/2019) kemarin. Menurut Arief, seharusnya pertemuan itu disambut dengan senyum bahagia.

"Untuk Yang Kecewa dengan Pertemuan Kangmas Joko Widodo dan Mas Bowo, tersenyum saja untuk Indonesia biar plong, lega. Sebab Hati kita adalah Indonesia sama seperti Kangmas Joko Widodo dan Mas Bowo," kata Arief dalam keterangan tertulisnya, Minggu (14/7/2019).

"Sangat lucu deh kalau pertemuan Kangmas Joko Widodo dan Prabowo pada marah, kesal, dan kecewa sama Mas Bowo," tambah Arief

Arief menyatakan pertemuan Jokowi-Prabowo kemarin merupakan pertemuan antara saudara satu tanah air. Apalagi, katanya, dalam agama wajib hukumnya menjaga silahturahmi.

"Tidak Ada satupun agama di dunia ini yang melarang kita bersilahturahmi dengan sesama kita, apalagi silaturahmi Kang Mas Joko Widodo dan Mas Bowo itu untuk kebaikan bangsa dan negara," ujarnya

Dia meminta pendukung Prabowo yang kecewa dengan pertemuan itu agar bijak menilai.

"Bijaklah dalam menilai pertemuan kedua tokoh ini, sebab pertemuan ini memang di inginkan oleh 99,9 persen masyarakat Indonesia," ujarnya.

"Bagi yang kecewa dan kesal akan silahturahmi kedua tokoh ini cobalah tersenyum untuk Indonesia saja. Jangan menghujat apalagi mem-bully terus, nanti jadi enggak bersahaja loh wajahnya," Arief berseloroh.

2 dari 2 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓