TKN: Pertemuan Jokowi-Prabowo Tepis Isu Liar di Masyarakat

Oleh Ratu Annisaa Suryasumirat pada 13 Jul 2019, 11:20 WIB
Diperbarui 13 Jul 2019, 11:20 WIB
Joko Widodo atau Jokowi dan Prabowo Subianto bersalaman saat bertemu di Stasiun MRT Lebal Bulus, Jakarta, Sabtu (14/7/2019).
Perbesar
Joko Widodo atau Jokowi dan Prabowo Subianto bersalaman saat bertemu di Stasiun MRT Lebal Bulus, Jakarta, Sabtu (14/7/2019).

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin, Verry Surya Hendrawan menyambut hangat pertemuan antara Jokowi dengan lawan politiknya, Prabowo Subianto yang dilangsungkan pagi hari ini, Sabtu (13/7/2019) di Stasiun MRT Lebak Bulus.

Verry menilai, silaturahmi ini juga dapat menepis berbagai isu liar yang disebar oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Misalnya, yang menyatakan bahwa pendukung 02 yang menginginkan pertemuan berarti meminta jabatan atau posisi di pemerintahan," tutur Verry melalui sebuah pernyataan tertulis, Sabtu (13/7/2019). 

"Serta (rumor) pendukung 01 yang menginginkan pertemuan adalah untuk memperoleh justifikasi atas  kecurangan. Fitnah-fitnah seperti ini harus bersama-bersatu kita lawan. Toh silaturahmi adalah bagian dari budaya luhur bangsa kita dan sesuai dengan ajaran agama," lanjutnya. 

Dia berharap, dengan ini masyarakat dapat kembali bersatu setelah melihat Jokowi dan Prabowo telah bergandengan tangan dan melakukan rekonsiliasi. 

 


Jadi Teladan

Verry pun meminta agar pendukung dari kedua sisi dapat bersama-sama hadir dalam acara Visi Indonesia yang akan diadakan di Sentul pada Minggu, 14 Juli 2019.

Hal ini guna semakin mengukuhkan persatuan di antara masyarakat.

"Mari kita berdoa agar kedua tokoh bangsa yang memberikan teladan baik ini selalu sehat, dan bergandeng tangan dalam membangun bangsa ini ke depan. Sesungguhnya, inilah makna dari keduanya berada di MRT, untuk meluncur bersama dalam kendaraan besar yaitu Indonesia: Indonesia Maju menuju Adil dan Makmur."

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya