Bamsoet Sebut Caketum Golkar Harus Dapat Restu dari Jokowi

Oleh Liputan6.com pada 09 Jul 2019, 15:00 WIB
Bambang Soesatyo

Liputan6.com, Jakarta Wakil Koordinator Bidang Pratama Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet) setiap tokoh yang ingin memimpin partai Golkar harus mendapat dukungan dari pemerintah. Alasannya, kata dia, karena Golkar adalah partai pendukung pemerintah.

"Golkar itu partai pendukung pemerintah. Jadi tentu kami membutuhkan sinyal atau lampu hijau dari pemerintah. Karena Golkar adalah partai pedukung partai pendukung Presiden Jokowi," kata Bamsoet di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/7).

Bamsoet mengatakan hubungan calon ketua umum Partai Golkar harus baik dengan Jokowi. Sebab, kata dia, Golkar akan berkerja sama dengan Jokowi di pemerintahan.

"Sehingga ke depan hubungan Golkar dan siapa pemimpinnya harus bagus dengan Pak Jokowi, harus kita jaga sampai berakhir nanti 2024 dan seterusnya," ungkapnya.

Selain dengan Jokowi, lanjutnya, Ketua Umum Golkar juga harus memiliki hubungam baik dengan partai koalisi.

"Begitu juga hubungan Golkar dengan koalisi lainnya. Pemimpin baru Partai Golkar nanti juga harus memiliki hubungan yang baik dengan pemimpin partai koalisi yang lain," ucapnya.

2 of 3

Restu Jokowi Akan Berpengaruh

Sebelumnya, Ketua DPP Partai GolkarAndi Sinulingga menilai restu Presiden Joko Widodo akan mempengaruhi dalam proses pemilihan Ketua Umum Golkar di Musyawarah Nasional (Munas) mendatang. Menurutnya, siapa yang direstui Jokowi sosok yang akan memimpin Golkar.

"Karena kalau kita liat restu Pak Jokowi sudah pasti lah, siapa yang direstui Pak Jokowi saya kira itu yang akan memimpin Partai Golkar nanti," kata Andi di Hotel Puri Denpasar, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (7/7/2019).

Reporter: Sania Mashabi

Sumber: Merdeka

 

3 of 3

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓