Waketum Sebut PAN Harus Lepas dari Pengaruh Amien Rais

Oleh Liputan6.com pada 09 Jul 2019, 13:23 WIB
Diperbarui 11 Jul 2019, 13:13 WIB
Amien Rais

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Bara Hasibuan menilai partai harus bisa lepas dari pengaruh satu orang tokoh dalam mengambil keputusan. Tokoh tersebut mengacu pada Ketua Dewan Kehormatan Amien Rais.

Amien Rais sebelumnya memperingatkan kepada PAN tidak tergiur tawaran satu kursi agar bergabung dengan pemerintahan Joko Widodo atau Jokowi.

Menurut dia, PAN harus lepas dari ketergantungan Amien Rais. Supaya PAN menjadi partai yang besar dan kuat dalam Pemilu.

"Makanya kita kuncinya itu secara institusi harus kuat dan harus meninggalkan ketergantungan berlebihan kepada satu orang," ucap Bara, Jakarta, Selasa (9/7/2019).

Bara mendukung PAN untuk bergabung dengan pemerintahan Jokowi. Dia menampik jika niatan bergabung hanya demi kursi kabinet. Bara menuturkan, PAN hanya ingin memberikan kontribusi kepada pemerintah.

"Jangan lihat di sini bahwa PAN hanya ambisi mendapatkan kursi di kabinet, 1-2 kursi di kabinet. Menurut saya itu tidak terlalu penting," kata Bara.

 

2 dari 2 halaman

Penolakan Amien Rais

Sambangi KPK, Amien Rais Temui Agus Rahardjo
Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais mendatangi Gedung KPK, Jakarta, Senin (29/10). Amien akan menemui Pimpinan KPK Agus Rahardjo. (Merdeka.com/Dwi Narwoko)

Selain itu, wacana PAN bergabung dengan Jokowi salah satu masukan Ketua Majelis Pertimbangan Soetrisno Bachir. Kata Bara, semua masukan demikian bakal ditampung dan akan dibahas dalam Rakernas.

"Kita terima input kita terima nasihat dari berbagai pihak tapi pada akhirnya nanti DPP bersama dengan pengurus-pengurus daerah, DPP yang dipimpin oleh ketua umum kami ya, akan mengambil keputusan yang terbaik bagi partai," kata Bara. 

Sebelumnya, Amien tegas menolak PAN mendukung Presiden Jokowi.

"Tidak bisa kalau kita mengeluarkan keputusan itu selalu kita selalu khawatir apakah orang ini setuju atau tidak, suka atau tidak, itu tidak bisa," kata Amien Rais di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa 9 Juni 2019.

 

Reporter: Ahda Bayhaqi

Sumber: Merdeka.com

Lanjutkan Membaca ↓