Masuk Bursa Capres 2024, Ini Kata Anies Baswedan 

Oleh Ika Defianti pada 04 Jul 2019, 10:20 WIB
Diperbarui 04 Jul 2019, 10:20 WIB
Anies Baswedan Resmikan Groundbreaking Revitalisasi TIM
Perbesar
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberi sambutan saat meresmikan groundbreaking Revitalisasi TIM di Jakarta, Rabu (3/7/2019). Pemprov DKI Jakarta akan revitaliasi TIM dalam rangka mendukung program Pemerintah. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan tak banyak berkomentar mengenai namanya yang disebut sebagai salah satu kandidat calon presiden atau capres potensial di Pilpres 2024.

"Lah wong yang tahun 2019 aja belum kelar, ini kok sudah ngomong 2024," kata Anies di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Rabu (3/7/2019).

Sebelumnya, Lembaga survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) menyatakan sejumlah nama tokoh nasional dan daerah berpotensi menjadi calon presiden di 2024. Salah satu nama yang muncul yaitu Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Dalam survei LSI, selain nama Anies, untuk tokoh dari kategori pemimpin daerah yang berpeluang maju sebagai capres, ada nama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, hingga Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawangsa yang masuk ke bursa Pilpres 2024.

Untuk kategori partai politik, LSI menyebutkan adanya Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Sandiaga Uno, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartanto, Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimutri Yudhoyono (AHY), Politisi PDI Perjuangan Puan Maharani dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.

2 dari 3 halaman

Kapolri hingga Kepala BIN Masuk Daftar

Bahas Anggaran, Kapolri Tito Karnavian Raker Dengan Komisi III DPR
Perbesar
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengikuti raker dengan Komisi III DPR di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (5/6). Rapat membahas Rencana Kerja Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA K/L). (Liputan6.com/Johan Tallo)

Dalam kategori selanjutnya, yakni pejabat di pemerintahan, nama-nama yang diprediksi oleh LSI Denny JA ialah Menteri Keuangan Sri Mulyani, Kepala BIN Budi Gunawan, Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

Peneliti LSI, Rully Akbar mengatakan, ada empat landasan yang dijadikan unsur kelaikan mereka maju sebagai pengganti Presiden Joko Widodo yang baru saja terpilih kembali di 2019.

"Pertama, adalah mereka yang pernah menjabat di pemerintahan pusat, kedua seorang ketua umum partai, ketiga memiliki jenjang sebagai pemimpin di pemerintahan daerah, keempat seorang dari profesional," kata Rully di Kantor LSI Denny JA, Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa. (2/7/2019).

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓