Jaksa Agung Bantah Anaknya Ditangkap KPK

Oleh Andry Haryanto pada 28 Jun 2019, 19:14 WIB
Diperbarui 28 Jun 2019, 19:14 WIB
Tiga Kementerian Gandeng Jaksa Agung Kawal Proyek Infrastruktur
Perbesar
Jaksa Agung HM Prasetyo menyampaikan keterangan saat penandatanganan nota kesepahaman di Jakarta, Kamis (1/3). Kerja sama ini juga bertujan untuk mewujudkan sinergitas di bidang penyelenggaraan pemerintah terkait infrastruktur. (Liputan6.com/JohanTallo)

Liputan6.com, Jakarta - Anak Jaksa Agung, M Prasetyo, disebut-sebut tertangkap operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun, Prasetyo membantah kabar penangkapan anaknya yang kini menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Barat tersebut.

"Pasti hoaks itu, enggak bener ada kabar penangkapan anak saya," kata Prasetyo saat dihubungi Liputan6.com, Jakarta, Jumat (28/6/2019).

Menurut dia, KPK menangkap dua anak buahnya dari Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Dia pun telah mengonfirmasi informasi tersebut ke Kepala Kejaksaan Tinggi DKI.

"Ada dua orang, mereka dari Kejati DKI. Sudah saya koordinaskan dengan Kajatinya soal ini," kata Jaksa Agung.

Dia juga menyebut, ada pihak luar yang ikut ditangkap KPK dalam operasi senyap tersebut.

"Ada pihak luar juga," kata Jaksa Agung.

Berdasarkan pantauan Liputan6.com, sejumlah kendaraan roda empat yang diduga membawa pihak yang diamankan dalam operasi senyap telah masuk ke Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, pada sore hari, Jumat (28/6/2019).

Sejauh ini masih belum diketahui secara pasti berapa oknum yang diamankan. Termasuk dugaan kasus yang menjerat YP itu.

Hingga berita ini diturunkan, pimpinan hingga Juru Bicara KPK belum merespon ihwal operasi senyap tersebut.