Megawati Yakin Jokowi Membawa Semangat Rekonsiliasi

Oleh Putu Merta Surya Putra pada 28 Jun 2019, 06:42 WIB
Diperbarui 30 Jun 2019, 06:13 WIB
Bahas Pemenangan Pilpres 2019, Megawati hingga Ma'ruf Amin Hadiri Rakornas PDIP

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengucapkan selamat kepada Jokowi-Ma'ruf Amin atas kemenangan di Pipres 2019. Kemenangan Jokowi dipastikan usai Mahmakah Konstitusi (MK) menolak gugatan yang diajukan pasangan Prabowo-Sandiaga.

"Ibu Megawati mengucapkan selamat kepada Bapak Jokowi dan Kiai Ma'ruf. Dan rasa bangganya," ucap Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di kantor DPP PDIP, Jakarta, Kamis (27/6/2019).

Pihaknya percaya, Jokowi-Ma'ruf akan membawa semangat rekonsiliasi. Baik di elite politik, maupun seluruh masyarakat Indonesia.

"Kami yakin Pak Jokowi menempatkan rekonsiliasi dan membangun persaudaraan nasional sebagai skala prioritas," ungkap Hasto.

Dia menuturkan, Jokowi-Ma'ruf adalah Presiden dan Wapres untuk semua tanpa perbedaan pandangan politik seluruh warga negaranya.

"Sebab tugas memajukan kesejahteraan umum, melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia, dan mencerdaskan kehidupan bangsa, dan berjuang untuk membangun perdamaian dunia, adalah tugas kita semua," jelas Hasto.

Dia menyatakan, putusan MK sebagai momentum kedepankan kepentingan nasional, semangat gotong royong.

"Karena kami meyakini Pak Jokowi dan Kiai Ma'ruf memiliki tugas yang tidak kalah penting di dalam menyusun kabinet kerja untuk bersama jabarkan seluruh visi misi," jelas Hasto.

 

2 of 3

Apresiasi Kerja MK

5 Perintah Megawati ke Kader PDIP Jelang Pencoblosan
Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto memberi keterangan terkait Pemilu 2019 saat jumpa pers di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Selasa (16/4). Keempat, Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri memerintahkan jajarannya untuk siapkan posko dapur umum dan jaga TPS dengan baju putih. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Dengan putusan ini, kata Hasto, MK telah membuktikan jati dirinya sebagai benteng konstitusi.

"Kami percaya partisipasi rakyat yang begitu tinggi mencapai sekitar 81 persen, dan dalil yang dituduhkan pemohon tidak meyakinkan. Sebab tidak terpenuhinya bukti otentik yang mengubah hasil menjadikan Pak Jokowi-Ma'ruf Amin telah memiliki legalitas konstitusional sebagai presiden dan wapres terpilih," tukasnya.

PDIP mengapresiasi kerja maraton hakim MK yang didukung panitera yang telah bekerja secara profesional dan menjunjung tinggi hukum dengan penuh kredibilitas.

"PDIP bersama partai Koalisi Indonesia Kerja terus semangat persaudaraan nasional. Sebab keputusan MK sudah menjadi milestone, Pilpres sudah selesai, dan Pak Jokowi dan Kiai Ma'ruf secara sah dan meyakinkan dinyatakan sebagai pasangan terpilih," pungkasnya.

3 of 3

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓