Jelang Putusan MK, Aktivitas Tiap Kantor Kementerian di Jalan Medan Merdeka Normal

Oleh Liputan6.com pada 27 Jun 2019, 08:21 WIB
Diperbarui 27 Jun 2019, 09:16 WIB
Pengawalan Ketat Gedung MK Jelang Sidang Putusan

Liputan6.com, Jakarta - Aktivitas di tiap kantor kementerian yang berada di sepanjang Jalan Medan Merdeka Barat tetap berjalan normal jelang putusan MK. Mahkamah Konstitusi akan membacakan putusannya terkait Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019 yang diajukan Prabowo-Sandiaga.

Seperti di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Perhubungan, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. 

"Tetap normal, enggak ada perintah diliburkan. Jadi tetap masuk seluruh pegawai," ujar petugas keamanan di Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Imam Santoso, seperti dilansir Antara, Kamis (27/6/2019).

Pegawai yang biasanya melewati Jalan Medan Merdeka Barat dialihkan menuju pintu selatan yang berada di Jalan Abdul Muis. Pasalnya, jalur-jalur di sekitar MK ditutup sejak subuh.

"Lewat belakang mas (Jalan Abdul Muis) kalau mau ke kantor," kata dia.

Senada dengan Imam, Anton salah satu petugas Keamanan di gedung Kementerian Perhubungan mengatakan meski akan berlangsung sidang putusan PHPU tidak mempengaruhi aktivitas kerja.

"Enggak berpengaruh, semua tetap masuk," kata dia.

Sementara itu, ratusan aparat gabungan dari Polri dan TNI mulai berjaga di sepanjang Jalan Medan Merdeka Barat. Pihak keamanan sudah menyiapkan barikade serta kawat berduri untuk mengantisipasi adanya unjuk rasa saat pembacaan putusan MK.

 

2 dari 3 halaman

Pengalihan Arus Lalu Lintas

Jelang Sidang Pembacaan Putusan, Penjagaan Gedung MK Diperketat
Personel Brimob berjaga di depan Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Selasa (25/6/2019). Jelang sidang pembacaan putusan akan digelar pada Kamis (27/6), penjagaan di sekitar Gedung Mahkamah Konstitusi diperketat. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Sebelumnya, Kepolisian Daerah Metro Jaya telah menyiapkan rencana pengalihan arus kendaraan pada saat sidang putusan.

Rencana awal pengalihan arus untuk mengantisipasi adanya demonstrasi saat putusan sengketa pemilu yakni:

Arus dari Jalan MH Thamrin menuju Jalan Medan Merdeka Barat dialihkan ke kiri maupun kanan ke Jalan Kebon Sirih. Arus dari Jalan Fachrudin menuju Jalan Budi Kemuliaan diluruskan ke Jalan Abdul Muis dan Jalan Abdul Muis yang akan menuju Jalan Budi Kemuliaan diluruskan ke Jalan Fachrudin.

Kemudian, arus dari Jalan Abdul Muis yang akan menuju ke Jalan Museum diluruskan ke Jalan Majapahit atau Jalan Fachrudin. Lalu arus dari Jalan Hayam Wuruk yang akan menuju Jalan Majapahit dialihkan ke Jalan Ir. H. Juanda.

Arus dari Jalan Veteran Raya yang akan menuju Jalan Majapahit diluruskan ke Jalan Suryo Pranoto maupun ke kanan Jalan Hayam Wuruk.

Arus dari Jalan Veteran Raya yang akan menuju Jalan Veteran III diluruskan ke arah TL Harmoni. Lalu arus dari Jalan Medan Merdeka Timur yang akan menuju Jalan Medan Merdeka Utara dibelokkan ke arah kanan Jalan Perwira.

Terakhir, arus lalu lintas dari Jalan M Ridwan Rais yang akan menuju Jalan Medan Merdeka Selatan diluruskan ke Jalan Medan Merdeka Timur.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓