Stadion Papua Bangkit Berstandar FIFA, Menpora: Ini Ikon Baru Setelah GBK

Oleh stella maris pada 22 Jun 2019, 10:21 WIB
Diperbarui 24 Jun 2019, 10:13 WIB
Menpora Imam Nahrawi

Liputan6.com, Jakarta Pemerintah Provinsi Papua akhirnya merampungkan pembangunan Stadion Utama Papua Bangkit, untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) yang digelar pada Oktober 2020. Proses tersebut mendapat penilaian positif dari Menpora Imam Nahrawi.

"Saya senang dan bangga atas percepatan pembangunan infrastruktur untuk PON Papua ini, Stadion Papua Bangkit ini bisa menjadi ikon baru setelah GBK karena ada beberapa standar yang yang telah berstandar dunia seperti rumputnya berstandar FIFA, lintasan atletiknya dan beberapa venue lainnya," kata Menpora usai meninjau Stadion Utama Papua Bangkit, Jumat (21/6).

Pembangunan Stadion Papua Bangkit ini juga menurut Menpora sebagai persiapan Indonesia bila dipercaya pada multievent level dunia. "Stadion ini bisa juga dalam rangka persiapan Indonesia dipercaya sebagai tuan rumah Olimpiade 2032. Terlebih setelah itu Indonesia dipercaya sebagai tuan rumah Piala Dunia 2034 yang butuh stadion berstandar FIFA," katanya.

"Masyarakat Indonesia saya kira betul-betul menyambut dengan gembira pelaksanaan PON 2020 ini karena masyarakat Papua telah siap menyambut kehadiran seluruh kontingen PON dari seluruh Indonesia," tambahnya.

Terkait beberapa venue PON lainnya yang belum siap Menpora tetap merasa optimis dan percayakan pembangunannya kepada Kementerian PUPR.

"Seperti yang saya dengarkan tadi bahwa semua sedang on progress pembangunan dan saya sangat percaya dengan kinerja Kementerian PUPR dan teman-teman provinsi ini terlebih memiliki pengalaman Asian Games lalu," tutur menteri asal Bangkalan ini, usai meninjau Istora Papua Bangkit, Stadion Aquatik dan venue Softball di Universitas Cendrawasih.

Turut hadir mendampingi Menpora Plt. Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Yuni Poerwanti, Staf Khusus Kerjasama dan Komunikasi Zainul Munasichin, Plt. Asdep Olahraga Prestasi Ahmad Arsani, Sekda Prov Papua Hery Dosinaen, Kadispora Prov Papua Daud Ngabalin, Project Manager Stadion Dwi Aji Wicaksono, Project Manager Istora Joko Nugroho dan Kabag Humas Isa Anshary. 

 

(*)