Top 3 News: Asa Tim Jokowi Menanti Putusan Adil Hakim di Sidang MK

Oleh Maria Flora pada 22 Jun 2019, 08:53 WIB
Diperbarui 22 Jun 2019, 08:53 WIB
Kuasa Hukum KPU Paparkan Keterangan di Sidang Sengketa Pilpres

Liputan6.com, Jakarta - Top 3 News, sidang sengketa Pilpres 2019 telah usai. Masing-masing kubu, baik dari Tim kuasa hukum Prabowo-Sandi dan Jokowi-Ma'ruf kini tinggal menanti keputusan majelis hakim yang seadil-adilnya.

Ketua Tim Hukum Jokowi-Ma'ruf, Yusril Ihza Mahendra bahkan sempat menyinggung Surat An-Nisa ayat 135, yang dibacakan tim hukum Prabowo.

Dia berharap ayat tersebut menjadi pedoman bagi majelis hakim dalam memutuskan sidang sengketa pilpres ini.

Sementara itu, meski jalannya sidang MK terbilang kondusif, Liputan6.com mencatat ada sejumlah hal menarik yang terjadi di sidang sengeketa Pilpres ini.

Salah satunya saat ahli hukum Tata Negara yang diundang sebagai saksi menceritakan kenangannya bersama kuasa hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Luthfi Yazid. 

Heru Widodo menyebut, kuasa hukum 02 itu pernah merusak kebahagiannya kala dia pertama kali masuk Fakultas Hukum (FH) UGM. 

Di sisi lain, gempa dengan kekuatan magnitudo 5,2 mengguncang Pangandaran pada Jumat, 21 Juni kemarin. Lokasi gempa dilaporkan BMKG berada pada 92 km Tenggara Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat dengan kedalaman mencapai 10 kilometer.

Apakah gempa Pangandaran berpotensi tsunami?

Berikut berita terpopuler di kanal News Liputan6.com, sepanjang Jumat, 21 Juni 2019:

 

2 dari 5 halaman

1. Di Penutupan Sidang MK, Tim Hukum Jokowi Berharap Hakim Beri Keputusan yang Adil

Yusril Jawab Gugatan Prabowo-Sandi di Sidang MK
Ketua Tim Hukum Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra memberi keterangan dalam sidang sengketa Pilpres 2019 di Gedung MK, Jakarta, Selasa (18/6/2019). Menurut Tim Jokowi, gugatan kubu Prabowo hanya berdasarkan asumsi tanpa dalil dan bukti-bukti yang kuat. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Ketua Tim Hukum Jokowi-Ma'ruf, Yusril Ihza Mahendra berharap hakim memutuskan seadil-adilnya dalam sengketa Pilpres 2019 ini. Yusril juga berterimakasih telah diberi kesempatan memberikan bukti dan argumen seluas-luasnya dalam sidang ini.

Yusril juga menyinggung tentang Surat An-Nisa ayat 135, yang dibacakan tim hukum Prabowo. Ayat itu juga terpampang di Gedung MK.

"Bagi kita semua, persidangan ini berlangsung dengan jujur, fair, dan adil, dan mahkamah akan memberikan putusan yang seadil-adilnya dan apa pun putusan mahkamah akan kita hormati dan kita terima dengan baik," tandas Yusril.

 

Selengkapnya...

3 dari 5 halaman

2. Ahli Heru Widodo: Kuasa Hukum 02 Luthfi Sempat Rusak Kebahagian Saya

Dua Ahli TKN Paparkan Keterangan di Sidang Sengketa Pilpres
Ahli dari TKN Dokter Heru Widodo dan Prof Edward Omar Syarief Hiariej bersaksi selama sidang sengketa Pilpres 2019 di Gedung MK, Jakarta, Jumat (21/6/2019). Heru menerangkan tentang tafsir diskualifikasi dalam putusan MK pascapembaruan UU Pemilu dan UU Pemilukada Serentak. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Ahli hukum tata negara Heru Widodo yang dihadirkan dalam sidang kelima sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan presiden dan wakil presiden (sengketa Pilpres) mengungkapkan kuasa hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Luthfi Yazid, pernah merusak kebahagiaannya saat ia pertama kali masuk Fakultas Hukum (FH) UGM.

Mendengar cerita tersebut, kuasa hukum pemohon tersebut pun tertawa.

Namun bukannya menjawab langsung pertanyaan Denny, Heru justru bernostalgia kenangannya dengan Luthfi saat ia masih kuliah di FH UGM.

 

Selengkapnya...

4 dari 5 halaman

3. Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Pangandaran

Gempa bumi dengan magnitudo 5,2 mengguncang Pangandaran. Gempa terjadi hari ini, Jumat (21/6/2019) pukul 17.27 WIB.

Menurut informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), lokasi pusat gempa dengan kedalaman 10.

Sementara, titik koordinat gempa berada di 8.51 Lintang Selatan, 108.69 Bujur Timur. Tepatnya pada 92 km Tenggara Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

 

Selengkapnya...

Gempa Bumi
Ilustrasi Gempa Bumi (iStockphoto)
5 dari 5 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓