Di Sidang MK, Saksi Sebut Ada 17,5 Juta DPT Bertanggal Lahir Sama

Oleh Muhammad Radityo Priyasmoro pada 19 Jun 2019, 10:35 WIB
Ekspresi Peserta Sidang Sengketa Pilpres di MK

Liputan6.com, Jakarta - Kuasa Hukum Prabowo-Sandiaga menghadirkan saksi di sidang Mahakamah Konstitusi (MK) bernama Agus Muhammad Maksum. Dia merupakan bagian dari tim capres yang khusus meneliti dan memberi masukan kepada KPU soal daftar pemilih tetap (DPT) di tingkat nasional. DPT yang disebutnya, khusus mengenai yang invalid atau tidak benar.

Agus membeberkan, selama mendata, dia menemukan ada 17,5 juta Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019 yang memiliki tanggal lahir yang sama. Kejanggalan ini, kata Agus sudah dia sampaikan ke KPU. Namun, KPU menyebut itu adalah hal yang wajar.

Sebab, kata Agus, menurut KPU jika ada penduduk yang tak tahu tanggal lahirnya maka akan diberi tanggal lahir pada 1 Januari atau 31 Desember.

"Alasan itu kami terima, tapi kami permasalahkan jumlahnya yang banyak," kata Agus di Sidang MK, Rabu (19/6/2019).

Bahkan, kata Agus, ada TPS yang DPTnya memiliki 200 orang dengan tanggal lahir sama.

Selain itu, kata Agus, pihaknya juga menemukan ada 1 juta DPT yang tidak memiliki Kartu Keluarga (KK), padahal setelah dicek ke Dukcapil, mereka memiliki KK dan NIK.

2 of 2

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓