Ratusan Atlet Banyuwangi 'Diutus' Jadi Pemenang di Porprov Jawa Timur

Oleh stella maris pada 13 Jun 2019, 13:03 WIB
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas

Liputan6.com, Jakarta Banyuwangi siap terjun di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur yang bakal digelar pada 6-13 Juli 2019 di Gresik, Tuban, Bojonegoro, dan Lamongan. Banyuwangi pun siap menurunkan 437 atlet di multievent.

Di Porprov sebelumnya Banyuwangi menjadi tuan rumah dan berada di peringkat ke-7 perolehan medali. Saat itu Banyuwangi meraih 12 medali emas, 25 perak dan 34 perunggu, dengan total 132 poin. Untuk Porprov kali ini Banyuwangi menargetkan ada peningkatan perolehan medali emas atau minimal bisa bertahan di peringkat ke-7.

"Kami berharap ada peningkatan perolehan medali dibandingkan Porprov sebelumnya. Minimal bisa mempertahankan peringkatnya juga," kata Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas.

Anas optimistis para atlet dan official tim Banyuwangi bisa meraih target tersebut. "Di Porprov sebelumnya selain fokus pada prestasi, kami juga fokus menjadi tuan rumah. Namun ternyata kami bisa meraih tujuh besar. Karena itu kami optimistis tahun ini bisa lebih baik," kata Anas. 

Anas mengatakan Porprov menjadi ajang positif untuk ruang mengekspresikan kemampuan dan berprestasi.

Pemkab Banyuwangi juga telah menyelenggarakan coaching clinic. "Saya harap KONI bisa bersinergi dengan Pemkab dan masing-masing cabor sehingga lebih memperbanyak kegiatan coaching clinic di berbagai tempat," kata Anas.

 

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas
Bupati Anas berdiskusi tentang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur yang akan diikuti Banyuwangi.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Banyuwangi, Wawan Yadmadi, mengatakan untuk mempertahankan peringkat ke-7, dari 34 cabor yang dipertandingkan di Porprov, pihaknya berharap pada 15 cabor untuk mendulang emas. "Kami berharap pada 15 cabor bisa meraih medali," kata Wawan.

Cabor andalan Banyuwangi diantaranya, tarung derajat, wushu, gulat, selam, panahan, dan muaythai yang merupakan langganan meraih emas. Selain itu juga pada anggar, kempo, judo, senam, karate, balap sepeda, atletik, atletik, taekwondo, dan petanque.

"Selain 15 cabor tersebut, kami juga berharap agar cabor lainnya bisa menyumbang medali," kata Wawan.

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banyuwangi, Michael Edy Hariyanto, mengatakan timnya telah siap untuk menghadapi Porprov 2019.

"Kami telah melaporkan perkembangan para atlet pada Bupati. Intinya kami telah siap untuk tampil di Porprov," kata Michael.

Menurut Michael, selama ini perkembangan olahraga Banyuwangi cukup pesat. Ini terlihat dari banyak cabor yang meraih medali di berbagai event selama ini. "Regenerasi atlet juga cukup menggembirakan, mengingat banyaknya gelaran olahraga di Banyuwangi Festival," katanya. 

 

 

(*)