Ketua MPR Maknai Idulfitri Sebagai Momentum Satukan Hati Anak Bangsa Pasca Pemilu

Oleh stella maris pada 06 Jun 2019, 11:03 WIB
Diperbarui 06 Jun 2019, 11:03 WIB
Delvira/Liputan6.com
Perbesar
Ketua MPR Zulkifli Hasan.

Liputan6.com, Jakarta Ketua MPR RI Zulkifli Hasan dan keluarga menggelar open house hari pertama Hari Raya Idulfitri 1440 H, Rabu (5/6), di rumah dinas, kompleks Widyachandra, Jakarta.

Hadir dalam open house tersebut, Wakil Ketua MPR E.E Mangindaan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Sekretaris Jenderal MPR RI Ma'ruf Cahyono, kerabat, sanak saudara, kolega, beberapa duta besar negara sahabat, dan warga sekitar. Dalam kesempatan tersebut, Zulhasan menyampaikan makna Hari Raya bagi bangsa Indonesia.

Dikatakannya, makna Idulfitri adalah momentum kemenangan dan rasa syukur menjalankan ibadah selama bulan Ramadhan. "Buat bangsa Indonesia ada satu momentum lagi yang luarbiasa, yakni momentum untuk kembali bersatunya hati seluruh rakyat Indonesia pasca pelaksanaan pemilu serentak 2019 dengan segala hiruk pikuknya," katanya.

Ditekankan Zulhasan, makna Idulfitri pasca pemilu serentak sebagai momentum bersatunya kembali hati rakyat, merajut kembali kebersamaan. Juga menjahit persatuan agar bangsa ini menjadi kokoh dan kuat.

Untuk menuju bangsa yang berjaya, menjadi sangat penting buat Indonesia, siapapun yang menang terutama pilpres akan menjadi Bapak Bangsa untuk semua.

"Ingat, pemenang pilpres 2019 nanti akan menjadi pemimpin semua, mengayomi semua tanpa kecuali. Pada akhirnya pemenang yang sejati itu adalah pemimpin yang bisa menyatukan dan menjahit kembali persatuan kita," ujarnya.

Zulhasan berharap agar momentum tersebut terus langgeng tidak berubah walaupun Hari Raya sudah lewat. "Menjaga keutuhan dan persatuan bangsa momentum kita semua. Mudah-mudahan akan terus terjaga selamanya," ujarnya. 

 

 

(*)