Idul Fitri di Mata Pemimpin Dunia

Oleh Liputan6.com pada 06 Jun 2019, 10:46 WIB
Diperbarui 06 Jun 2019, 12:16 WIB
Ilustrasi idul fitri

Liputan6.com, Jakarta - Hari Raya Idul Fitri memiliki makna penting bagi umat Islam di seluruh dunia setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa. Tak terkecuali bagi seluruh pemimpin di dunia.

Seperti yang disampaikan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Pemimpin yang akrab disapa Jokowi itu mengajak warganya menjadikan Idul Fitri sebagai ajang mempererat kembali persatuan dan persaudaraan sebagai sebuah bangsa.

“Dengan hati yang fitri pula, mari bersama membangun bangsa Indonesia yang lebih baik, lebih maju, lebih adil, dan lebih makmur,” kata Jokowi dalam video ucapan Idul Fitri 1440 Hijriah yang diunggah ke akun Twitter @jokowi.

Tidak lupa, Jokowi juga mengucapkan selamat jalan dan selamat sampai tujuan kepada para pemudik yang menjalankan tradisi pulang ke kampung halaman untuk bersilaturahmi dengan keluarga.

Dilansir Antara, Presiden Rusia Vladimir Putin menganggap Idul Fitri, sebagai puncak bulan suci Ramadan, mengubah orang-orang beriman ke nilai-nilai spiritual dan moral Islam yang tinggi, ke tradisi dan adat nenek moyang mereka.

Melalui pesan yang ditautkan di akun Twitter Kedutaan Besar Rusia di Indonesia @RusEmbJakarta, Putin menyebut nilai-nilai Islam mendorong kebaikan dan kasih sayang, dan merawat mereka yang membutuhkan bantuan dan dukungan.

“Dengan kepuasan mendalam, saya ingin mencatat bahwa organisasi-organisasi Muslim memberikan kontribusi terhormat untuk pengembangan dialog antar-agama dan antar-etnis, dan persatuan masyarakat Rusia,” tulis Putin dalam pesan Idul Fitri kepada Muslim Rusia.

Organisasi Muslim di Rusia secara konsisten dan tegas menentang intoleransi agama dan ekstremisme, memperkuat kerja sama dengan negara dan secara aktif terlibat dalam amal dan inisiatif pendidikan.

“Saya yakin bahwa komunitas Muslim Rusia akan terus berpartisipasi penuh dalam kehidupan negara dan mempromosikan pelestarian warisan sejarah, budaya dan spiritual kita yang tak ternilai melalui karya yang bermanfaat,” tutur Putin.

Sama halnya di Rusia, Idul Fitri juga dilihat sebagai kesempatan untuk menunjukkan nilai-nilai Islam yang terbaik di Kanada.

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau dalam video yang diunggah di akun Twitter @JustinTrudeau menyatakan komitmen pemerintahnya untuk selalu mendukung komunitas Muslim Kanada, dan terus berjuang melawan Islamofobia dan kebencian dalam segala bentuk.

Menandai akhir bulan Ramadan yang digunakan untuk puasa dan refleksi spiritual, Idul Fitri adalah waktu bagi perayaan.

“Dan ini adalah kesempatan untuk menghormati nilai-nilai utama Islam, mulai dari pelayanan dan kemurahan hati, hingga kedamaian dan kasih sayang,” kata Trudeau

 

2 of 3

Idul Fitri Bagi Donald Trump

Presiden AS, Donald Trump dan PM Inggris, Theresa May di London (4/6/2019) (Ben Stansall / AFP PHOTO)
Presiden AS, Donald Trump dan PM Inggris, Theresa May di London (4/6/2019) (Ben Stansall / AFP PHOTO)

Seperti di banyak negara, Idul Fitri menjadi momentum menyenangkan bagi tiga juta umat Muslim di Inggris, di mana mereka dapat menghabiskan waktu bersama keluarga dan orang-orang terkasih.

Selama Ramadan, Perdana Menteri Inggris Theresa May melihat nilai-nilai terbaik yang menyatukan bangsanya yaitu toleransi, rasa hormat, dan ketidakegoisan.

Sayangnya, menurut May, ada orang-orang yang berusaha menabur perpecahan dan menyebarkan ketakutan---di antaranya dengan melakukan aksi teror yang menargetkan Muslim di luar negeri dan di Inggris, menyasar orang-orang tidak bersalah yang sedang beribadah atau menjalani keseharian mereka.

“Tidak ada tempat di masyarakat kita untuk ideologi keji yang menghasut kebencian dan ketakutan, dan saya mendukung Muslim di Inggris dan di seluruh dunia melawan mereka yang berusaha menghancurkan nilai-nilai kita,” kata May dalam pesan yang ditautkan ke akun Twitter @theresa_may.

“Jadi saat kita berkumpul bersama dalam merayakan Idul Fitri ini---untuk berbagi makanan dan hadiah dengan keluarga, teman, dan kolega---marilah kita pertahankan nilai-nilai baik yang kita bagi,” ia melanjutkan.

Di belahan benua lain, pesan damai dan sukacita Idul Fitri disampaikan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Menurut Trump, Idul Fitri memberikan kesempatan bagi umat Muslim, di Amerika Serikat dan di seluruh dunia, untuk memperbarui komitmen mereka untuk membantu sesama yang kurang beruntung, untuk memperkuat iman mereka kepada Tuhan, dan untuk terlibat dalam ibadah dengan orang lain.

“Kami berharap liburan ini membawa sukacita dan kedamaian bagi semua yang merayakannya, dan kami berdoa agar komunitas di seluruh dunia merasakan berkat kasih, pengampunan, dan niat baik Tuhan yang berlimpah,” kata Trump dalam pesan resmi yang dirilis di situs Gedung Putih.

Selain para pemimpin tersebut, ucapan Idul Fitri 1440 Hijriah juga disampaikan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad, Wakil Presiden merangkap Perdana Menteri Uni Emirat Arab Mohammed bin Rashid Al Maktoum, dan Perdana Menteri India Narendra Modi.

PM Modi berharap “hari istimewa ini menyalakan semangat keselarasan, kasih sayang, dan kedamaian dan masyarakat kita”.

3 of 3

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓