Mereka yang Ingin Berkumpul di Balik Jeruji Besi KPK saat Idul Fitri Tiba

pada 05 Jun 2019, 16:52 WIB
KPK Rilis Indeks Penilaian Integritas 2017

Jakarta - Takbir Idul Fitri berkumandang. Usai salat Idul Fitri, sejumlah orang mengantre di rumah tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta Selatan. 

Ya, mereka adalah keluarga tahanan yang ingin merayakan Idul Fitri bersama para tersangka dan napi lembaga antirasuah.

Pada Rabu dan Kamis, 5-6 Juni 2019, KPK memang memberikan kesempatan bagi tahanan dan keluarganya untuk bersilaturahmi. Keluarga diperbolehkan membesuk selama momen Lebaran.

Banyaknya calon pembesuk di hari pertama Idul Fitribahkan diwarnai aksi saling rebut masuk. Serobot antrean juga terjadi.

Beberapa orang tiba-tiba menyelip di tengah barisan membuat gusar keluarga yang mengantre di belakangnya.

Seorang perempuan berkaca mata kemudian menegur salah seorang pembesuk yang menyelaknya. Amarahnya sempat tak tertahan hingga membuatnya berteriak. Dia meminta orang tersebut untuk tertib dan ikut antrean dengan rapi.

“Hormati, jangan sok nyelak-nyelak gini. Jangan begitu, enggak boleh, antre dong," teriak perempuan berkacamata tersebut.

Seorang pria di belakangnya lalu mencoba menenangkan perempuan tersebut dengan menepuk pundaknya.

 

2 of 3

Bawa Buah dan Makanan

KPK Rilis Indeks Penilaian Integritas 2017
Pekerja membersihkan debu yang menempel pada tembok dan logo KPK di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (21/11). Pemerintahan Provinsi Papua mendapat skor terendah yaitu 52,91. (Merdeka.com/Dwi Narwoko)

Namun, pukul 14.00 WIB, rutan yang berada di Gedung Merah Putih KPK itu mulai sepi. Para pengunjung berangsur meninggalkan rutan usai membesuk keluarganya.

Selama membesuk, mereka membawa buah tangan berupa buah-buahan, kue serta sajian khas lebaran lainnya.

3 of 3

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓