Khofifah: Ani Yudhoyono Punya Peran Luar Biasa Antarkan Kami di Pilgub

Oleh Yopi Makdori pada 02 Jun 2019, 19:37 WIB
Gubernur Khofifah Luncurkan Program MJC, EJSC, dan Big Data

Liputan6.com, Jakarta - - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berduka atas meninggalnya istri Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Kristiani Herrawati atau Ani Yudhoyono.

"Kami semua menyampaikan terima kasih, kami semua berduka cukup dalam, beliau punya peran luar biasa dalam proses pengantaran kami berjuang ikut kontestasi Pilgub Jawa Timur 2018," kata Khofifah saat menghadiri upacara pemakaman Ani Yudhoyono, Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (2/6/2019).

Menurut Khofifah, saat mencalonkan diri sebagai calon gubernur Jawa Timur pada 2018 lalu, Ani Yudhoyono banyak mendukungnya. Khofifah berpasangan dengan Emil Dardak.

"Terakhir beliau sampai tujuh kali datang ke Jawa Timur, ini bagi kami sangat sesuatu karena rencana cuma dua hari. Setelah itu kemudian beliau datang lagi, dan H+3 Lebaran beliau masih datang lagi tentu karena mendukung kami bersama Pak SBY," ucap Khofifah.

Ia juga mengungkapkan, Ani Yudhoyono pernah berpesan supaya mendukung para pedagang kaki lima di Jawa Timur.

"Mudah-mudahan apa yang sudah beliau bangun untuk berinisiasi bagaimana membangun Jawa Timur melalui dukungannya kepada kami yang bisa mengemban amanah yang beliau inginkan bahwa ketika Ketum dengan UKM-UKM, dengan pedagang-pedagang kaki lima beliau pesen, mba tolong ini nanti dijaga," ucap Khofifah.

 

2 of 3

Ani Yudhoyono Dimakamkan

Upacara Militer Pemakaman Ani Yudhoyono
Prajurit TNI membawa peti jenazah istri presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ani Yudhoyono di TMP Kalibata, Jakarta, Minggu (2/6/2019). Ani Yudhoyono dimakamkan secara militer. (Liputan6.com/JohanTallo)

Jenazah Ani Yudhoyono dikebumikan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, sekitar pukul 14.58 WIB, Minggu (2/6/2019).

Jenazah Ani Yudhoyono dikebumikan di dekat makam Ibu Negara ketiga, Ainun Habibie. Upacara pemakaman dilakukan secara militer.

Dalam upacara tersebut, riwayat singkat Ani Yudhoyono turut dipaparkan. Termasuk juga penghargaan yang diterimanya semasa hidup.

Presiden Joko Widodo alias Jokowi menjadi inspektur upacara pemakaman jenazah Ani Yudhoyono. 

"Saya Presiden RI atas nama negara, bangsa, dan tentara Republik Indonesia dengan ini mempersembahkan kepada persada Ibu Pertiwi jiwa raga dan almarhumah nama Kristiani Herawati, jabatan ibu negara keenam, putri Sarwo Edi Wibowo yang telah meninggal dunia pada Sabtu 1 Juni 2019 pukul 11.50 waktu Singapura karena sakit," ujar Jokowi.

"Semoga jalan dan darma bakti yang ditempuhnya menjadi suri teladan, dan arwahnya mendapat tempat semestinya di alam baka, inspektur upacara Presiden Jokowi," Jokowi mengakhiri.

 Ani Yudhoyono meninggal dunia di National University Hospital (NUH) Singapura pada Sabtu, 1 Juni 2019 pukul 11.50 waktu setempat.

Ani Yudhoyono wafat usai menjalani pengobatan blood cancer atau kanker darah yang dideritanya selama kurang lebih empat bulan.

3 of 3

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓