Hari Kejepit, 1.885 PNS Pemprov DKI Tidak Masuk Kantor

Oleh Ratu Annisaa Suryasumirat pada 31 Mei 2019, 16:43 WIB
Diperbarui 02 Jun 2019, 16:13 WIB
20160711-PNS-DKI-Jakarta-YR

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyatakan, sebanyak 2,9 persen atau 1.885 Pegawai Negeri Swasta (PNS) DKI Jakarta tidak hadir di hari ‘kejepit’ yang jatuh pada Jumat (31/5/2019).

Menurutnya, jumlah PNS yang tidak hadir tersebut termasuk PNS yang telah mengambil cuti dan tidak hadir tanpa keterangan.

Sebelumnya, hari ini merupakan hari terakhir PNS DKI Jakarta bekerja, sedangkan untuk besok tanggal 1 Juni 2019, mereka hanya mengikuti upacara Hari Lahir Pancasila.

"Kelihatannya masuk normal. Semua ada kelompok-kelompoknya upacara, tapi secara umum tertib dan memang sebagian menjadwalkan pulangnya hari Sabtu, ujar Anies di Balai Kota, Jakarta, Jumat (31/5/2019).

Anies menerangkan, meskipun hari ini adalah Jumat 'kejepit', banyak dari PNS yang belum merencanakan untuk pulang dan masih bekerja di hari Jumat.

Kebanyakan dari mereka juga menjadwalkan untuk pulang pada hari Sabtu seusai mengikuti upacara.

Selain itu, meski cukup banyak PNS yang cuti, pelayanan administrasi kependudukan maupun pelayanan lainnya akan tetap berjalan sepenuhnya di musim libur lebaran.

"Tetap jalan terus semua berjalan seperti biasa. Semua dan jadwal itu sudah ditentukan sejak awal Ramadan, tidak ada bedanya. Selama liburan mulai Senin itu jadwal kesehatan seperti biasa," Anies mengakhiri.

2 of 2

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

BKN Jelaskan Ketentuan Cuti Lebaran Bagi PNS
BKN Jelaskan Ketentuan Cuti Lebaran Bagi PNS
Lanjutkan Membaca ↓