Pelabuhan Merak Mulai Padat, Polda Banten Siagakan 800 Personel

Oleh Liputan6.com pada 30 Mei 2019, 23:36 WIB
Antrean Panjang Terjadi Di Pelabuhan Merak

Liputan6.com, Jakarta - Sekitar 800 personel Polri secara khusus disiagakan di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten dalam upaya memberikan jaminan keamanan, kelancaran, dan kenyamanan pemudik dengan menyiagakan personel selama 24 jam.

Kepolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir di Merak mengatakan, berbagai upaya telah dirumuskan demi kelancaran arus mudik lebaran tahun 2019 di Pelabuhan Merak. Salah satunya dengan mengalihkan kendaraan roda 6 atau truk ke Pelabuhan BBJ Bojonegara, Cilegon.

"Pengalihan truk ini baru dilaksanakan tahun ini, sebelumnya belum pernah. Jadi ada Pelabuhan BBJ di Bojonegara yang selama ini tidak pernah digunakan untuk pengangkutan kendaraan roda 6. Kita alihkan seluruhnya ke sana, sehingga mengurangi antrean roda 2 dan 4 disini," kata Tomsi Tohir saat melakukan peninjauan di Pelabuhan Merak, Kamis (30/5/2019).

Bersama dengan instansi terkait lainnya, Polda Banten telah menyiagakan sekitar 800 personel di Merak yang disiagakan 24 jam selama arus mudik. Rencananya pada malam ini akan dilakukan perkuatan dengan menambah jumlah personel pengamanan.

"Nanti malam kita terus bersiaga dengan menambah personel, seluruh instansi kita tambah untuk mempercepat pelayanan itu. Dari pihak Kepolisian sendiri sekitar 800 personel khusus untuk di pelabuhan ini juga berkaitan sampai dengan pengamanan antreannya," kata Tomsi Tohir.

Untuk mengatasi kepadatan antrean di dalam pelabuhan, pihaknya akan melakukan penyekatan jalur bagi kendaraan yang mengantre untuk memasuki pelabuhan. Petugas dari Direktorat Lalu Lintas dan jajarannya disiagakan untuk mengatur ritme arus masuk dan keluar pelabuhan saat dibutuhkan.

"Di dalam dermaga ini antreannya kan tidak sama, ada antreannya pendek ada juga yang panjang. Sistem penyekatan untuk jalur kita sekat dulu semua. Kemudian kita alirkan sesuai dengan mana yang lebih sedikit antrian," katanya seperti dikutip Antara.

Sehingga diharapkan proses pengisian dan keberangkatan kapal bisa dipersingkat. Seluruh rangkaian percepatan itu merupakan upaya-upaya yang dilakukan dan sangat membantu mempercepat proses terurainya/berkurangnya antrian.

"Antara yang masuk dan keluar kapal, sehingga proses bongkar muat ini bisa lebih cepat. Tadi coba kita hitung, dengan pengaturan-pengaturan yang sudah dilaksanakan mulai dari kemarin sampai dengan hari ini. Percepatan bongkar muat tadinya 1 jam menjadi 45 menit," kata Kapolda Banten.