Suara Petasan Menemani Sahur di Jalan Sabang dan Tanah Abang

Oleh Ady Anugrahadi pada 23 Mei 2019, 06:24 WIB
Diperbarui 23 Mei 2019, 06:24 WIB
Kawasan Tanah Abang Rusuh Polisi Paksa Mundur Massa Aksi
Perbesar
Polisi menembakan gas air mata ke arah massa di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2019). Massa terus melakukan perlawanan pasca buntut dari unjuk rasa hasil penghitungan suara Pemilu 2019 di depan kantor Bawaslu. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta - Suara ledakan petasan masih terdengar di kawasan kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (23/5/2019) dini hari.

Jelang sahur, kericuhan terbagi menjadi dua sisi, yaitu Jalan Wahid Hasyim arah Sabang maupun yang ke arah Tanah Abang.

Hingga pukul 03.00 WIB suara petasan masih terdengar mengarah ke barikade polisi. Tak tinggal diam, polisi pun membalas dengan gas air mata.

Di samping itu, polisi juga meringkus para provokator. Satu per satu digiring ke mobil tahanan. Terpantau Jumlahnya mencapai puluhan.

Liputan6.com mengamati sejumlah provokator itu. Rata-rata berbadan gempal dan ada yang memiliki tato di sebagian badan. Tak sedikit juga yang masih berusia remaja.