PDIP: Belum Ada Pembicaraan Khusus soal Posisi Ketua MPR

Oleh Liputan6.com pada 21 Mei 2019, 07:24 WIB
Diperbarui 21 Mei 2019, 07:24 WIB
5 Perintah Megawati ke Kader PDIP Jelang Pencoblosan
Perbesar
Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto memberi keterangan terkait Pemilu 2019 saat jumpa pers di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Selasa (16/4). Kelima, Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri memerintahkan jajarannya memenangkan pilpres dan pileg sebagai satu tarikan napas perjuangan. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar mengklaim pihaknya layak mendapatkan jabatan sebagi Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) di periode berikutnya.

Terkait klaim itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan, kursi Ketua MPR akan dibahas bersama-sama partai koalisi. Saat ini, belum ada pembahasan.

"Kami belum membahas tapi kan tentu saja dalam demokrasi itu kan apa yang disuarakan rakyat melalui Pemilu itu kan harus senapas dengan apa yang terjadi di DPR, termasuk di MPR," kata Hasto di DPP PDIP, Jakarta Pusat, Senin (20/5/2019).

Untuk Ketua DPR sudah dipastikan milik PDIP sebagai pemenang Pemilu 2019. Hal itu berdasarkan UU MD3. Sementara, Ketua MPR diambil dari sistem paket. Maka itu harus ada pembahasan bersama.

"Tapi Ketua MPR itu nanti akan dibahas secara bersama," kata dia.

Sementara itu, selain PKB, Partai Golkar sebelumnya juga merasa pantas menduduki kursi Ketua MPR sebagai partai dengan kursi kedua terbesar Pileg 2019.

Namun terkait daya tawar tersebut, menurut Hasto harus menunggu keputusan resmi hitungan suara KPU. Menurutnya soal pembahasan kursi pimpinan MPR bakal jelas setelah rekapitulasi resmi.

"Nanti terlihat setelah ada putusan resmi KPU, baru kami akan melakukan pembahasan itu," ucap dia. 

2 dari 2 halaman

Golkar-PKB Berebut Kursi Ketua MPR

Kehangatan Airlangga dan Cak Imin Saat Bahas Koalisi Pendukung Jokowi
Perbesar
Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto (kiri) bersalaman dengan Ketum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin saat silaturahmi ke DPP PKB di Jakarta, Rabu (4/7). Pertemuan membahas koalisi partai pendukung Jokowi di Pilpres 2019. (Liputan6.com/HermanZakharia)

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menerima kursi jatah Ketua DPR untuk Partai Demokrasi Perjuangan ( PDIP ) sebagai pemenang Pemilu Legislatif 2019.

Namun, Airlangga berharap, Ketua MPR dapat membantu oleh kader dari partainya.

"Dalam UU MD3 pemenang pemilu akan menjadi Ketua DPR dalam partai ini dan wakilnya berurutan," kata Airlangga dalam acara buka puasa bersama Partai Golkar dengan Presiden Jokowi di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu, 19 Mei 2019.

Sedangkan Cak Imin menilai Menko PMK Puan Maharani cocok menjabat sebagai Ketua DPR. Dia melanjutkan, jika Puan Maharani sebagai Ketua DPR maka ia berharap bisa duduk di kursi Ketua MPR.

"Kalau Mbak Puan Ketua DPR, insyaallah saya Ketua MPR," kata Cak Imin, Sabtu, 18 Mei 2019.

Lanjutkan Membaca ↓