Wakapolri Ingatkan Soal Persatuan Usai Pemilu

Oleh Yandhi Deslatama pada 19 Mei 2019, 05:09 WIB
Wakapolri Komjen Ari Dono (Liputan6.com/Nafiysul Qodar)

Liputan6.com, Jakarta Wakapolri, Komjen Pol Aridono Sukmanto dalam mengingatkan kembali tentang persatuan dan kesatuan, usai Pemilu 2019.

Kata dia, Indonesia terdiri dari berbagai suku bangsa, bahasa, agama, budaya dan pulau yang terbentang dari Sabang sampai Merauke, telah bersepakat dalam proklamasi bersatu di bawah Bhineka Tunggal Ika.

"Suku bangsa, agama, bahasa, ras, identitas sosial lainnya, hal ini di satu sisi hal yang dapat kita banggakan, suatu keharmonisan, keanekaragaman yang Indah ketika jita pupuk dalam kesatuan NKRI," kata Aridono, dalam sambutannya di Mapolda Banten, Sabtu (18/05/2019).

Dengan keanekaragaman ini, Aridono meminta masyarakat Indonesia menjaga keutuhan NKRI dan menolak provokasi yang bisa membuat kerusakan keanekaragaman di nusantara.

"Karenanya Indonesia yang kaya keragaman harus kembali digelorakan kesadaran bahwa, kesatuan dan perstauan merupakan elemen penting memajukan kesejahteraan Indonesia," terangnya.

Mantan Ditreskrim Polda Banten tahun 2005 ini mengatakan kalau tugas Polri dan TNI kedepan masih berat, selain mengamankan proses penghitungan suara, juga mensukseskan arus mudik, balik dan libur lebaran.

Sehingga para anggota harus menjaga kondisi fisik dan mentalnya, menjaga keamanan panjangnya rangkaian hajat besar di Indonesia itu.

Masyarakat pun diminta untuk ikut serta menjaga kondusifitas keamanan dan silaturahmi, usai Pemilu 2019.

"TNI-Polri srbagai pilar utama (keamanan dan pertahanan negara), maka persatuan dan kesatuan harus dijaga terus. Di Ramadan ini agar trus terpelihara dengan baik, demi tegaknya NKRI," tandas Aridono.

Tag Terkait