Mahfud Md soal BPN Tak ke MK: Secara Hukum Selesai Tanggal 25 Mei

Oleh Ika Defianti pada 17 Mei 2019, 20:58 WIB
Pandangan Dualisme Kepemimpinan di Tubuh DPD

Liputan6.com, Jakarta - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud Md menyatakan tidak ada masalah bila pihak Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto dan Sandiga Uno tidak akan membawa sengketa hasil Pemilu 2019 ke MK.

Mahfud menyebut bila tak mengajukan sengketa, secara tidak langsung Pemilu dinyatakan selesai pada 25 Mei 2019.

"Kalau tak mau ke MK secara hukum selesai tanggal 25 Mei dan tak ada jalan lain yang bisa ditempuh kecuali hukum," kata Mahfud di Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (17/5/2019).

Dia menyebut bila pihak Prabowo-Sandiaga tak menghadiri penetapan pun, hasil Pemilu 2019 tetap disahkan.

"Misalnya saat ditetapkan mereka tak datang, tak mau tanda tangan berita acara ya selesai Pemilu. Hukumnya selesai tak ada masalah," ucap Mahfud.

 

2 of 2

MK Lembaga Terpercaya

Mahfud MD dan Gerakan Suluh Kebangsaan Sambangi Kediaman Megawati
Mahfud MD (tengah) bersama para tokoh Gerakan Suluh Kebangsaan memberi keterangan usai melakukan pertemuan dengan Presiden RI kelima, Megawati Soekarnoputri di Jakarta, Jumat (17/5/2019). Pertemuan berlangsung tertutup. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Dia menyebut MK merupakan lembaga yang dipercaya oleh masyarakat. Hanya sebagian yang tak percaya dengan lembaga tersebut.

"Yang tak percaya kan provokator yang sedikit jumlahnya atau orang yang sedang emosional dan jumlahnya sedikit," ucap dia.

Sebelumnya, Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno, Muhammad Syafi'i mengatakan pihaknya tidak akan membawa kasus dugaan kecurangan Pemilu yang telah diungkap ke publik ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Syafi'i mengaku pihaknya tidak percaya MK dapat adil dalam mengusut kecurangan pemilu yang mereka yakini.

Lanjutkan Membaca ↓