Hujan Es dan Angin Puting Beliung Terjang Bogor

Oleh Achmad Sudarno pada 05 Mei 2019, 17:07 WIB
Diperbarui 05 Mei 2019, 17:07 WIB
Hujan batu es yang disertai angin puting beliung menerjang wilayah Selatan Bogor, Jawa Barat, Minggu (5/5/2019) sore. (Achmad Sudarno)

Liputan6.com, Jakarta - Hujan batu es yang disertai angin puting beliung menerjang wilayah Selatan Bogor, Jawa Barat, Minggu (5/5/2019) sore. Puting beliung juga menyebabkan sejumlah pohon tumbang.

Belum diketahui jumlah pasti kerusakan akibat kejadian alam tersebut. Data yang diperoleh Liputan6.com, sejumlah pohon tumbang terjadi di kawasan Perumahan Bogor Nirwana Residence (BNR).

Pohon tersebut menutup akses menuju kawasan wisata The Jungle Waterpark dari kedua arah. Satu unit mobil minibus yang tengah melintas nyaris tertimpa pohon di kawasan itu.

Tak cuma itu, tiang bendera roboh dan sebuah pohon di dalam area wisata The Jungle Waterpark juga tumbang dan menimpa pagar dan kolam ikan.

"Anginnya kencang banget, sampai pohon tumbang, tiang bendera roboh. Banyak atap kaya keangkat-angkat gitu," ucap Ayu, karyawan The Jungle Waterpark Bogor.

Saat terjadi angin puting beliung, baik pengunjung maupun karyawan diminta pihak manajemen untuk tetap berada di dalam ruangan. Kebijakan ini untuk mencegah jatuhnya korban.

"Semuanya pada ketakutan. Terus ga boleh keluar ruangan sebelum situasi betul-betul aman," kata dia.

 

2 dari 3 halaman

Tak Ada Korban

Humas The Jungle Water Park dan Jungle Fest Sentul Bogor, Dining Puji Kuntari menyatakan, tak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.

"Alhamdulillah, tak ada korban. Posisi pohon yang tumbang berada persis di belakang kantor marketing," kata Hingga kini, dirinya masih mencari tahu kerusakan bangunan yang diakibatkan terpaan angin kencang tersebut.

"Kebetulan saya lagi off. Saya masih kontakan sama orang kantor mas, tapi slow response," ujar dia.

Menurut Dining, setiap diguyur hujan deras disertai petir, pihak manajemen mengeluarkan kebijakan melarang pengunjung The Jungle Waterpark untuk tidak bermain di wahana atau pun berenang.

"Ini SOP kami. Dan alhamdulillah, ketika ini terjadi tidak ada korban," kata dia.

Sementara itu, hujan es disertai angin kencang terjadi di daerah perbatasan kota dan kabupaten Bogor. Menurut warga, es yang berjatuhan dari langit berukuran sebesar kerikil.

"Tadi awalnya mendung hitam pekat, kemudian terjadi angin kencang disertai hujan es," kata Angga warga Desa Kota Batu, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor.

Namun hujan es tersebut hanya berlangsung beberapa menit. Begitu ada hujan es, sebagian warga sempat keluar rumah untuk menyaksikan butiran-butiran es yang berserakan di halaman rumah.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓