President University Siapkan SDM dan Entrepreneur Unggul Hadapi Revolusi Industri 4.0

Oleh Gilar Ramdhani pada 04 Mei 2019, 11:12 WIB
Diperbarui 04 Mei 2019, 11:17 WIB
President University Siapkan SDM dan Entrepreneur Unggul Hadapi Revolusi Industri 4.0

Liputan6.com, Jakarta Tahun 2019 ini, President University sebuah universitas berstandar internasional yang bertempat di Jababeka Education Park, Cikarang, Jawa Barat genap berusia 17 tahun. Di usianya yang semakin dewasa, President University terus berkontribusi dan berinovasi bagi kemajuan dunia pendidikan maupun segi-segi kehidupan lainnya.

Salah satu pencapaian membanggakan President University di usia ke-17 ini, menurut Rektor President University, Prof. Dr. Jony Oktavian Haryanto adalah keberhasilan meraih predikat universitas terakreditas "A".

"Sebagai universitas yang berusia 17 tahun mendapatkan predikat akreditasi "A" dari BAN-PT dan Kemenristekdikti merupakan pencapaian yang luar biasa bagus. Saat ini, kita termasuk dari sekitar 80an universitas negeri maupun swasta di Indonesia yang mendapatkan akreditasi A," kata Jony Oktavian Haryanto ditemui seusai acara Dies Natalis ke-17 President University yang bertempat di President Lounge, Menara Batavia, Jakarta Pusat, Jumat (3/5).

Dalam acara Dies Natalis ke-17 President University tersebut, Rektor Jony Oktavian memaparkan beberapa capaian President University selama tahun 2018 serta fokus pendidikan universitas di masa depan.

 

 

President University Siapkan SDM dan Entrepreneur Unggul Hadapi Revolusi Industri 4.0
Presentasi Rektor President University, Prof. Dr. Jony Oktavian Haryanto.

Memasuki usia ke-17 sekaligus menghadapi era revolusi industri 4.0, Prof. Dr. Jony Oktavian Haryanto menuturkan bahwa President University akan melakukan peningkatan kualitas yang berkelanjutan melalui berbagai program dan penambahan fasilitas. Dari segi tenaga pengajar, President University akan merekrut pengajar atau dosen dengan kualifikasi doktor atau master yang memiliki pengalaman praktisi.

"Kami merekrut dosen dengan kualifikasi doktor. Kalau tidak ada, kami akan merekrut master namun master yang punya pengalaman praktisi. Jika tidak ada juga karena jurusannya sulit dan terbatas, maka master-master yang baru lulus akan kita kirim magang. Jadi, tak hanya mahasiswa saja yang magang, dosen juga akan kami kirim untuk magang supaya mereka punya pengalaman praktisi," kata Jony Oktavian.

Kemudahan untuk magang bagi dosen dan mahasiswa President University, dikatakan oleh Jony Oktavian tidak lepas dari lokasi President University yang berada di kawasan industri sehingga hubungan dengan industri terjalin dengan baik.

Kemudian dari segi kurikulum pendidikan, Jony Oktavian mengungkapkan bahwa President University akan mendidik mahasiswa-mahasiswa untuk menjadi entrepreneur unggulan.

"Selain menyiapkan tenaga-tenaga siap kerja, kami juga mendidik mahasiswa-mahasiswa untuk menjadi entreprenuer-entreprenuer. Jadi, kurikulum kami diarahkan untuk mahasiswa menjadi entreprenuer. Setiap mahasiswa semua program studi harus mengambil mata kuliah enterpreneurship selama 1 tahun, dimana ujungnya mereka benar-benar bisnis. Dari awal mereka terdorong untuk menjadi enterpreneur," kata Jony Oktavian.

Rektor Jony Oktavian menegaskan bahwa pihaknya optimis President University dapat melahirkan mahasiswa-mahasiswi yang tidak hanya ahli teori melainkan juga praktek dan menjadi seorang entreprenuer sukses.

"93,7 persen mahasiswa/i kami mendapatkan pekerjaan sebelum di wisuda. Ini sangat tinggi kenapa? Karena kami berbahasa Inggris, terbiasa dengan industri, punya magang 1 tahun sehingga mereka terbiasa bekerja. Inilah yang membuat statistik kami cukup tinggi," tutur Jony Oktavian.

Selain mendidik mahasiswa menjadi entreprenuer, Jony Oktavian mengatakan bahwa President University juga akan meningkatkan jumlah mahasiswa internasional dari 10% menjadi 15%.

"Saat ini persentase mahasiswa internasional kita adalah 10% dari jumlah keseluruhan mahasiswa President University. Ke depan akan ditingkatkan menjadi 15%," kata Jony.

Turut hadir dalam acara Dies Natalis antara lain, Pendiri President University sekaligus PT. Jababeka, Tbk, S.D. Darmono D.Univ; Ketua Yayasan Pendidikan Universitas Presiden, Prof. Dr. Ir Budi Susilo Soepandji, D.E.A; Akademisi President University; Alumni dan Mahasiswa President University serta tamu undangan lainnya.

 

President University Siapkan SDM dan Entrepreneur Unggul Hadapi Revolusi Industri 4.0
Acara pemotongan tumpeng yang sekaligus merayakan ulang tahun pendiri President University sekaligus PT. Jababeka, Tbk, S.D. Darmono.

Pada acara ini digelar juga "Alumni Sharing Session President University" dengan pembicara Gervasius Patar Harywibowo Samosir, alumni Fakultas Bisnis Angkatan 2004 President University. Kemudian dilanjutkan dengan acara pemotongan tumpeng yang sekaligus merayakan ulang tahun pendiri President University sekaligus PT. Jababeka, Tbk, S.D. Darmono. Acara Dies Natalis ke-17 President University ditutup dengan penampilan President University Orchestra & Choir.