Anies: Naturalisasi Sungai Sudah Dijalankan, Hasilnya Terlihat Akhir 2019

Oleh Ika Defianti pada 02 Mei 2019, 16:14 WIB
Diperbarui 02 Mei 2019, 16:14 WIB
Pemprov DKI Jakarta Segera Ambil Alih Pengelolaan Air dari Swasta
Perbesar
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberi keterangan terkait pengambilalihan pengelolaan air, Gedung Balai Kota Jakarta, Senin (11/2). Pemprov DKI akan mengambil alih pengelolaan air dari PT Aetra Air Jakarta dan PT PALYJA. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, konsep naturalisasi untuk meminimalisir dampak banjir Jakarta akan dirasakan hasilnya pada akhir tahun ini.

"Bahkan 2019, kita sudah lihat, jadi hasilnya akhir tahun ini Insyaallah sudah selesai," kata Anies di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Kamis (2/5/2019).

Menurut Anies, proses naturalisasi itu akan menghidupkan kembali ekosistem sungai. Di mana airnya jernih dan sejumlah makhluk hidup di dalamnya.

"Kalau makhluk-makhluk bisa hidup di sana, artinya polusi juga rendah. Itu yang akan kita lakukan," ucap dia.

Tak hanya itu, untuk menangani banjir Anies berencana membangun tanggul di pesisir Jakarta. Selain itu untuk banjir akibat hujan akan dibangun dengan program drainase vertikal.

"Wilayah-wilayah yang tanah-tanahnya itu mampu menyerap air, di situ kita bangun program drainase vertikal dan sungai-sungai yang sekarang ada itu," jelas dia. 

Istilah naturalisasi sungai ini beberapa kali dilontarkan Anies Baswedan sejak beberapa waktu lalu. Seperti ketika meninjau banjir di kawasan Jatipadang, Jakarta Selatan yang disebabkan tanggul di wilayah tersebut jebol pada pertengahan Desember 2017.

2 dari 3 halaman

Beda Dengan Normalisasi

Anies Baswedan menyambangi lokasi banjir Jakarta
Perbesar
Anies Baswedan menyambangi lokasi banjir Jakarta

Pada pemerintahan sebelumnya, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Djarot Saiful Hidayat memakai istilah normalisasi sungai untuk menangani banjir. Sungai dikeruk dan merelokasi warga yang tinggal di bantaran sungai.

Namun, Anies menuturkan naturalisasi sungai berbeda dengan normalisasi. Naturalisasi sungai, tutur Anies, tidak akan menggusur rumah warga di bantaran sungai. Dia hanya hanya akan menggeser rumah warga.

"Itu dua hal yang berbeda. Penanganannya juga berbeda. Kemarin hujannya terjadi di Jakarta, sekarang hujannya terjadi di hulu dan airnya ke Jakarta. Makanya evaluasi nanti dilakukan setelah air surut," kata Anies beberapa waktu lalu.

Anies juga mengatakan, dengan naturalisasi sungai, maka tercipta lingkungan yang ramah karena tetap memperhatikan sisi ekologisnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by